31 C
Kudus
Selasa, Februari 17, 2026

Usai Dibakar dan Dijarah Massa, Staf DPRD Jepara Bekerja di Musala dan Gerai UMKM 

BETANEWS.ID, JEPARA – Dua hari paska dibakar dan dijarah massa, aktivitas di Kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Jepara tetap berjalan normal. 

Dari pantauan Betanews.id, teras depan Kantor DPRD Jepara saat ini sudah dibersihkan. Lantai keramik yang tadinya kotor akibat sisa-sisa kebakaran, kini sudah tampak bersih.  

Baca Juga: Gelar Apel Serentak di Sejumlah Sekolah, Bupati Jepara Ajak Siswa Bijak Bermedsos 

-Advertisement-

Petugas kebersihan dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Jepara juga masih datang membersihkan halaman kantor DPRD Jepara.  

Sedangkan dibagian dalam gedung DPRD Jepara masih sama. Staf yang bekerja belum diizinkan untuk mengubah barang apapun yang berada didalam gedung karena dalam proses investigasi oleh pihak kepolisian. 

Petugas keamanan yang biasanya di rolling sehari tiga kali yaitu pagi, sore, dan malam, paska insiden kebakaran saat ini disiagakan 1×24 jam. Jumlah petugas juga ditambah. Jika biasanya hanya 1-2 orang, kini dijaga sekitar 10-12 orang. 

Ketua DPRD Kabupaten Jepara, Agus Sutisna mengatakan meskipun saat ini Gedung DPRD belum bisa digunakan, seluruh staf dan pegawai masih bekerja seperti biasanya. Mereka tetap bekerja mulai pukul 07.00 – 15.00 WIB. 

“Tetap bekerja, tempat kesekretariatan seadanya di musala dan ruang gerai UMKM,” katanya melalui pesan Whatsapp, Selasa (2/8/2025).  

Para staf tersebut bekerja di Musala dan Gerai UMKM, sebab dari seluruh ruangan di kompleks Gedung DPRD Jepara, hanya ruangan tersebut yang tersisa dan tidak diserang oleh demonstran. 

Musala dan Ruang Gerai UMKM tersebut berada di sisi barat gedung utama DPRD Jepara. Lokasinya dekat dengan perumahan warga. 

Terpisah, Sekretaris DPRD Kabupaten Jepara, Deni Hendarko mengatakan pihaknya sudah menyampaikan hal-hal apa saja yang harus dilakukan oleh para staf. Untuk pekerjaan administrasi, saat ini difokuskan pada hal yang mendesak terlebih dahulu. 

“Ini pekerjaan administrasi masih berjalan, yang paling penting dulu. Seperti agenda kantor, gaji THL. Kita tetap bekerja seoptimal mungkin,” katanya. 

Baca Juga: Delapan Demonstran Penjarahan Kantor DPRD Jepara Diamankan Polisi

Untuk mengerjakan pekerjaan administrasi, karena komputer yang berada di ruang kesekretariatan ikut dijarah massa, mereka menggunakan laptop pribadi dan laptop kantor yang dibawa pulang. 

“Petunjuk Pak Bupati, secepatnya akan direhab. Karena berkaitan dengan kegiatan kedewanan,” tambahnya.

Editor: Haikal Rosyada

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER