31 C
Kudus
Senin, Februari 16, 2026

Renggut Korban Jiwa, Titik Perbaikan Jalan Kudus-Purwodadi Kini Dipasang Rambu Peringatan 

BETANEWS.ID, KUDUS – Setelah insiden kecelakaan tunggal di Jalan Kudus-Purwodadi, tepatnya di depan TK Pertiwi Desa Medini, yang menewaskan satu orang, Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga dan Cipta Karya (DPU BMCK) Provinsi Jawa Tengah melakukan langkah antisipasi. Penambahan rambu peringatan dan lampu bahaya dipasang di sejumlah titik perbaikan jalan untuk mencegah terulangnya kejadian serupa.

Koordinator Lapangan (Korlap) DPU BMCK Provinsi Jateng, Budi Utomo mengatakan, pihaknya bersama kontraktor langsung bergerak memasang rambu tambahan sejak semalam. Dirasa kurang, hari ini, Senin (22/9/2025) dilakukan penambahan lagi rambu peringatan di titik perbaikan jalan.

Baca Juga: Polytron Superliga Junior 2025, Clash of Titans di Partai Final Sektor U-19

-Advertisement-

“Tadi malam sudah dipasang lampu bahaya atau lampu kerlap-kerlip. Hari ini ada beberapa titik tambahan rambu yang dipasang supaya pengguna jalan bisa melihat dengan jelas kalau di sana ada perbaikan jalan,” katanya melalui sambungan telepon, Senin (22/9/2025).

Budi menegaskan, pihaknya selalu mengingatkan kontraktor agar tidak abai dalam menempatkan rambu-rambu peringatan di lokasi perbaikan jalan. Hal itu dilakukan agar tidak memakan korban lagi.

“Kami pastikan kepada kontraktor untuk selalu memberikan rambu-rambu. Jangan sampai lagi ada kejadian kecelakaan yang meregang nyawa orang,” tegasnya.

Selain itu, menurutnya, pihak kontraktor yang tengah mengerjakan perbaikan jalan di sana telah menyatakan kesediaan memberikan santunan kepada keluarga korban. Namun untuk waktu dia tidak mengetahui secara pasti, karena yang memberikan pihak kintrakto4.4

“Rencananya kontraktor akan memberikan santunan. Untuk waktunya memang belum bisa dipastikan, tapi yang pasti akan diberikan,” tuturnya.

Budi juga mengungkapkan bahwa jalan di Undaan Kidul yang baru saja selesai diperbaiki sebenarnya belum kering secara umur konstruksi. Kondisi ini masih menyisakan material pasir yang berceceran di badan jalan.

Sayangnya, rambu peringatan serta selimut penutup jalan justru sudah diambil oleh pihak kontraktor, sehingga masyarakat menganggap jalan tersebut sudah benar-benar kering dan aman dilalui.

Baca Juga: Makan Korban Jiwa, Proyek Jalan Kudus-Purwodadi Disebut Minim Rambu Peringatan dan Penerangan

“Itu yang membuat masyarakat salah persepsi, padahal jalan masih dalam tahap pematangan,” terang Budi.

Dengan adanya tambahan rambu peringatan, DPU BMCK berharap kejadian serupa tidak terulang dan masyarakat lebih aman dan nyaman saat melintas di ruas jalan yang tengah diperbaiki.

Editor: Haikal Rosyada

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER