BETANEWS.ID, KUDUS – Manajemen Persiku Kudus menegaskan tetap optimistis Stadion Wergu Wetan bisa lolos verifikasi sebagai markas laskar Macan Muria di Pegadaian Championship 2025/2026. Namun demikian, skenario terburuk juga mulai disiapkan apabila stadion kebanggaan warga Kudus itu tidak memenuhi standar yang ditetapkan PT Liga Indonesia Baru (LIB) dan PSSI.
Direktur Utama PT Relasi Sport Muria Indonesia, Amirul Fuad menyebut, bahwa hasil asesmen dari PT LIB masih memberi beberapa catatan penting. Terutama pada sektor penerangan dan kebutuhan ruangan tambahan untuk mendukung penerapan Video Assistant Referee (VAR) dan broadcasting.
Baca Juga: Satu Lagi, Kepala Dinas di Kudus Kembali Dibebastugaskan, Ini Penyebabnya
“Hasil asesmen kemarin masih kami upayakan penuhi standar stadion yang diminta. Terutama di lampu, karena di beberapa titik sempat terjadi padam. Untuk ruangan tambahan VAR dan broadcasting, opsinya bisa membangun ruangan baru, menggunakan tenda sarnafil, atau mobil VAR, tergantung efektivitas penempatan,” katanya saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon, Jumat (29/8/2025).
Amirul menambahkan, jika menggunakan tenda sarnafil, lokasinya bisa ditempatkan di area outdoor sekitar stadion. Namun, jika Pemkab Kudus menyetujui pembangunan semi permanen, opsi itu akan lebih ideal.
“Masukan dari LIB, semua lampu harus hidup. Dengan model lampu yang ada sekarang, kita harus sesuaikan lagi lux-nya. Kurang lebih standar minimal 800 lux untuk sore hari, dan 1.200 lux untuk malam. Jadi kita tunggu hasil resmi dan memperbaiki yang menjadi catatan,” ujarnya.
Meski sudah dilakukan sejumlah perbaikan, pihak manajemen menyadari ada kemungkinan stadion tidak lolos verifikasi, apabila catatan tersebut tidak dilakukan perbaikan.
Baca Juga: ASTI Kudus Tampil di Nusantara Open 2025, Tantang Klub Elite dan Wakil Thailand
“Kita dikasih beberapa poin untuk pengembangan. Kalau sudah dilakukan ya dinyatakan lolos, tapi kalau tidak, dan tidak ada laporan perkembangan, bisa saja kita jadi tim musafir,” katanya.
Adapun opsi stadion alternatif yang disiapkan manajemen Persiku adalah Stadion Manahan Solo dan Stadion Moch Soebroto Magelang. Kedua stadion tersebut dipertimbangkan karena sudah memenuhi standar kompetisi dan relatif dekat dari Kudus.
Editor: Haikal Rosyada

