31 C
Kudus
Rabu, Februari 18, 2026

Ratusan Nelayan Hadiri FGD di Pati, Dorong Perubahan Besar di Dunia Perikanan

BETANEWS.ID, PATI – Suasana penuh semangat menyelimuti Kampoeng Air Juwana, Pati, Sabtu (31/5/2025) sore. Setidaknya, ada 150 nelayan dari berbagai daerah seperti Pati, Rembang, Tuban, hingga Lamongan, berkumpul dalam Forum Solidaritas Nelayan Indonesia (SNI) yang mengusung tema besar: “Menjadikan Pelaku Usaha Perikanan sebagai Subjek Aktif Transformasi Kelautan dan Perikanan.”

Forum ini bukan sekadar temu biasa. Lebih dari itu, menjadi momentum penting untuk menyuarakan aspirasi dan mempererat komitmen antara nelayan dan para pemangku kepentingan di sektor kelautan dan perikanan.

Baca Juga: Desa Tunggulsari Kembali Terendam Banjir Rob, Wisata Mangrove Lumpuh Total

-Advertisement-

Ketua Umum SNI, Hadi Sutrisno menyampaikan, bahwa forum ini merupakan kelanjutan dari kesepakatan nasional yang telah dirumuskan sebelumnya dalam forum koordinasi di Jakarta. Turut hadir dalam forum tersebut para pejabat penting, seperti Dirjen Perikanan Tangkap dan Dirjen Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (PSDKP).

“Acara ini kami gagas sebagai bentuk tindak lanjut sekaligus apresiasi atas kerja sama dan komitmen semua pihak dalam memperjuangkan kepentingan pelaku usaha perikanan nasional,” ujar Hadi.

Dalam diskusi yang berlangsung hangat tersebut, SNI menyoroti beberapa isu penting. Di antaranya adalah kebutuhan akan penyederhanaan dokumen perizinan, penegakan hukum yang adil dan tidak diskriminatif, serta pentingnya menjadikan pelaku usaha perikanan sebagai aktor utama dalam proses transformasi sektor ini.

Salah satu sorotan utama adalah penolakan terhadap kriminalisasi nelayan dan praktik penegakan hukum yang bersifat represif, sebagaimana pernah terjadi di masa lalu.

Menurut Hadi, nelayan bukan sekadar pencari ikan, tetapi pahlawan pangan yang berjasa menyediakan sumber gizi bagi masyarakat luas.

Baca Juga: Menyambangi Pasar Sepeda Legendaris di Pati, Riuh Dulu, Sunyi Kini

“Kami berharap, melalui kegiatan ini, semangat kolaborasi antar pemangku kepentingan semakin kuat dan hasil forum sebelumnya bisa benar-benar sampai ke nelayan dan pelaku usaha di lapangan,” ucapnya.

Dengan semangat kebersamaan yang menggelora, menurutnya forum ini menjadi bukti, nyata bahwa suara nelayan tidak boleh diabaikan dalam perjalanan menuju masa depan perikanan nasional yang lebih adil dan berkelanjutan.

Editor: Haikal Rosyada

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER