31 C
Kudus
Kamis, Februari 19, 2026

Tradisi Tahunan Menawan Mantu Jilid 4 Usung Tema Tempo Dulu

BETANEWS.ID, KUDUS – Tradisi tahunan “Menawan Mantu” kembali digelar untuk keempat kalinya di Desa Menawan, Kecamatan Gebog, dengan mengusung tema “Menawan Mantun Tempo Dulu”. Kegiatan ini berlangsung meriah dan penuh nuansa tradisional, identik dengan sedekah bumi yang menjadi inti dari rangkaian acara.

Rangkaian kegiatan digelar meriah di Lapangan atau Buper Abiyoso, Desa Menawan, Kecamatan Gebog, Kabupaten Kudus. Terlihat ribuan warga berbondong-bondong datang dengan membawa nasi berkat dan hasil bumi untuk melangsungkan kegiatan kenduri masal.

Baca Juga: Wamentan Minta Gas Pol Rem Blong Pembentukan Kopdes Merah Putih di Kudus

-Advertisement-

Ketua Panitia Menawan Mantu Jilid 4, Lasih Wijiarti menjelaskan, Menawan Mantu merupakan kegiatan yang rutin digelar setiap tahun dalam perayaan sedekah bumi, tepat di Hari Selasa Pon. Menurutnya, kegiatan itu sebagai wujud rasa syukur warga kepada Tuhan atas rezeki yang diberikan selama satu tahun ini.

“Setiap warga membawa makanan beserta lauk pauknya. Beberapa juga membawa hasil bumi seperti ketela, pisang, jadah pasar. Untuk hasil bumi dikumpulkan dan makanannya dituker lalu dimakan bersama-sama,” bebernya saat ditemui di lokasi, Selasa (6/5/2025).

Ia menjelaskan, berbagai rangkaian acara Menawan Mantu digelar lebih meriah dari pada tahun lalu. Jika sebelumnya hanya ada pagelaran ketoprak, tahun ini ada pagelaran wayang Ki dalang Sigid, guest star Niken Salindri dan Lawak Jolang malam ini.

“Jadi rangkaian acara sebenarnya ada banyak, mulai ada kenduri masal, pengajian umum, pagelaran wayang dan bintang tamu Niken Salindri di hari ini. Kemudian tanggal 10-12 Mei ada parade seni, Macak Muria, tour Jeep adventure, dan terakhir 27 Juni Kirab Budaya bertepatan satu suro dalam penanggalan Jawa,” jelasnya.

Baca Juga: Tanggapi Isu Pemakzulan Gibran, Wamentan: ‘Ngawur Wae’

Adanya Niken Salindri, kata dia, atas permintaan warga dan untuk memeriahkan kegiatan rutin setiap tahunnya. Terpenting menurutnya, konsep kegiatan Menawan Mantu digelar dengan konsep tempo dulu.

Tak hanya menjadi ajang hiburan dan pelestarian budaya, Menawan Mantu juga menjadi momen kebersamaan antar warga. 

Editor: Haikal Rosyada

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER