BETANEWS.ID, KUDUS – Program penghijauan dengan pohon mangga di Bukit Patiayam, Dukuh Kaliwuluh, Desa Gondoharum, Kecamatan Jekulo, Kabupaten Kudus oleh Bakti Lingkungan Djarum Foundation dan Kelompok Tani Wonorejo sudah makin terlihat hasilnya. Kini, kelompok Tani Wonorejo mempunyai mimpi jadi penghasil buah mangga terbesar di Provinsi Jawa Tengah.
Ketua Kelompok Tani Wonorejo, Mashuri, mengatakan, dulu Bukit Patiayam adalah hutan dan banyak pohon-pohon besar. Pada awal reformasi atau tahun 1998, terjadi pembalakan hutan secara besar-besaran dan mengakibatkan gundul.
“Karena bukit gundul, kampung kami yang berada di lereng Bukit Patiayam rawan terjadi bencana, ketika musim hujan. Sehingga, pada 2000 kami yang tergabung dalam Kelompok Tani Wonorejo bergerak untuk melakukan penanaman pohon kembali,” ujar Mashuri saat ditemui di Bukit Patiayam, Selasa (6/2/2024).
Baca juga: Djarum Foundation Hijaukan 567 Hektare Bukit Patiyam Hanya dalam 4 Tahun
Penanaman pohon tersebut, lanjutnya, dipilih yang berbuah, dengan pertimbangan bisa untuk pagar desa. Selain itu, pohon yang berbuah bisa mempunyai nilai ekonomi bagi warga setempat.
Karena untuk menghijaukan lagi Bukit Patiayam butuh bibit pohon yang sangat banyak, ia dan rekan-rekannya mencari bantuan ke PT Djarum. Sebab, setahunya PT Djarum punya divisi Bakti Lingkungan Djarum Foundation (BLDF) yang bergerak dalam kepedulian lingkungan dan alam.
“Setelah dilakukan komunikasi, BLDF bersedia kerja sama dengan kami untuk program penanaman pohon berbuah di Bukit Patiayam. BLDF bersedia menyediakan bibit pohon dan pupuk komposnya,” ungkap Mashuri.
Dia mengatakan, Kelompok Tani Wonorejo saat ini mempunyai 337 anggota dengan luas lahan 300 hektare dari keseluruhan luas 3 ribu hektare. Saat ini, pihaknya sudah menanam 14 ribuan pohon di lahan seluas 52 hektare.
“Awalnya dulu meminta bantuan enam varietas bibit pohon berbuah, yaitu mangga, petai, alpukat, durian, sawo, dan jeruk pamelo. Namun, dengan perkembangannya yang cocok di lahan Bukit Patiayam ini mangga dan petai, maka kami minta bantuannya diperbanyak pohon mangga,” sebutnya.
Baca juga: Demi Selamatkan Lingkungan, Mahasiswi UMK Ini Rela Naik Bukit Patiayam Ikut Tanam Pohon
Empat tahun berjalan, ungkap Mashuri, pohon mangga itu sudah terlihat hasilnya. Sebanyak 30 persen pohon sudah mulai berbuah dan bisa memanen tujuh kilogram per pohon.
“Kami punya mimpi, jika penanaman pohon mangga di Bukit Patiayam seluas 300 hektare, maka Kelompok Tani Wonorejo akan bisa jadi penghasil mangga terbesar di Jawa Tengah. Nanti, kami juga ingin PT Djarum memberikan pendampingan terkait pemasaran atau pengolahan hasil panennya,” harap Mashuri.
Editor: Ahmad Muhlisin

