31 C
Kudus
Senin, Februari 26, 2024

Disbudpar Kudus Akan Kembangkan Potensi Joglo Pencu Agar Mendunia

BETANEWS.ID, KUDUS – Demi meingkatkan jumlah wisatawan di Kabupaten Kudus, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) akan melakukan berbagai inovasi dan mengeksplore potensi-potensi wisata bar. Satu di antaranya adalah pengembangan potensi Rumah Adat Joglo Pencu.

Kepala Disbudpar Kudus, Mutrikah, menyampaikan, yang tak kalah penting dalam upaya meningkatkan wisata adalah mencermati potensi yang ada di desa-desa. Selain kopi Muria yang cukup berhasil dikembangkan, sekarang giliran potensi Rumah Adat Joglo Pencu, khas Kudus.

“Joglo Pencu merupakan Rumah Adat khas Kudus dan ini adalah satu-satunya di dunia. Jadi potensinya sangat besar sekali,” ujar Tika saat ditemui di Museum Kretek, belum lama ini.

Baca juga: Kretek Waterpark, Rekomendasi Tempat Liburan Bareng Keluarga di Kudus

Tika menuturkan, Rumah Joglo Pencu merupakan rumah kayu jati yang penuh dengan sentuhan karya seni, karena berbalut dengan ukiran. Seni ukirnya berbeda dengan daerah lain, baik Jepara maupun Bali.

“Selain itu, Rumah Joglo Pencu juga mengandung cerita dan sejarah menarik dari pencetusnya, yakni Mbah Rogomoyo,” bebernya.

Tika mengungkapkan, saat ini ada satu desa wisata di Kudus yaitu Desa Kaliwungu, Kecamatan Kaliwungu yang fokus pengembangan potensi Rumah Joglo Pencu. Desa tersebut memang mempunyai karakteristik, yang mana masyarakatnya banyak yang berprofesi sebagai pengrajin kayu.

“Jadi di desa Kaliwungu itu ada beberapa anak muda yang mempunyai keahlian menatah yang kemudian membuat Rumah Joglo Pencu. Sekarang Desa Kaliwungu Kudus sudah jadi desa wisata dengan potensi unggulannya adalah Rumah Joglo Pencu,” ungkapnya.

Menurut Tika, dampaknya pun cukup bagus, lanjutnya, setelah terjadi pengembangan desa wisata banyak orang yang berkunjung ke Desa Kaliwungu. Para pengunjung pun banyak pula yang terkesan dengan karya Rumah Joglo Pencu.

Baca juga: Wisatawan Asal Yogyakarta Ini NgakuTerkejut saat Masuk Museum Kretek, Ternyata Karena Ini

“Sehingga para pengrajin tersebut pun kebanjiran order. Tidak hanya ratusan juta tapi miliaran rupiah,” ungkapnya.

Rumah Joglo Pencu, kata dia, sudah menjadi daya tarik wisata. Ketika ada wisatawan berkunjung ke Desa Kaliwungu, mereka bisa wisata edukasi terkait seni ukir Joglo Pencu. Pengunjung bisa belajar menatah serta juga mempelajari sejarahnya.

“Apalagi Joglo Pencu ini sudah dinobatkan sebagai Warisan Budaya Tak Benda (WBTB) milik Kabupaten Kudus. Hal itu tentu kebanggaan Pemkab Kudus, serta jadi semangat dan kekuatan kami untuk memperkenalkan Joglo Pencu, tak hanya di kancah nasional tapi juga Internasional,” tegasnya.

Editor: Ahmad Muhlisin

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

42,000FansSuka
13,322PengikutMengikuti
6,574PengikutMengikuti
129,000PelangganBerlangganan

TERPOPULER