31 C
Kudus
Minggu, Desember 3, 2023

Ini Harapan Ojol Kudus pada 3 Pasangan Capres dan Cawapres Terpilih di Pilpres 2024

BETANEWS.ID, KUDUS – Para tukang ojol (ojol) di Kabupaten Kudus menaruh harapan tinggi pada pasangan calon presiden dan calon wakil presiden (capres-cawapres) yang akan bertarung di Pemilihan Presiden (Pilpres (2024).

Salah satu driver, Sodikin, berharap pasangan yang terpilih bisa lebih memperhatikan rakyat kecil, terutama ojol. Selain itu, ia berharap agar presiden selanjutnya melanjutkan program pembangunan yang sudah dilakukan oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi).

“Siapapun nanti yang jadi presiden, yang penting bisa melanjutkan pembangunan yang sudah ada. Serta yang tak kalah penting harus bisa memberantas korupsi,” ujar Sodikin, Selasa (24/10/2023).

Baca juga: Inilah 9 Hal yang Tak Boleh Dilakukan ASN saat Pemilu 2024, Jika Terbukti Akan Kena Sanksi

Sodikin mengaku sudah mempunyai pilihan calon yang akan ia pilih. Namun, ia enggan untuk membocorkannya. Menurut dia, capres dan cawapres yang dipilihnya itu mempresentasikan sosok berpengalaman dan tegas, dan berkomitmen melanjutkan pembangunan Jokowi.

“Sudah ada pilihan, tapi nggak enak diomongkan. Karena itu pilihan pribadi,” beber pria yang menekuni ojol sejak 2017 tersebut.

Ojol lain, Agus Najmuddin lebih berharap pada perbaikan regulasi. Siapa pun nanti yang terpilih sebagai presiden dan wakil presiden sudi memperbaiki regulasi terkait ojol, agar aplikator tak seenaknya menurunka tarif di bawah standar.

Baca juga: Gibran Jadi Cawapres Prabowo, Gerindra Kudus: ‘Semoga Menang Satu Putaran’

“Soalnya, di ojol sendiri banyak aplikator baru atau provider ojol baru. Nah itu seringnya mereka itu menurunkan harga di bawah pasaran. Jadi antara aplikasi ojek online itu perang harga. Hal itu terjadi kan karena ketidakjelasan regulasi,” ujar Agus.

Ia meminta nantinya presiden terpilih bisa mengatur regulasi terkait tarif minimal yang diberikan kepada kastemer, sehingga antara provider ojol satu dengan yang lain tidak saling perang harga.

“Dengan begitu pendapatan antara ojol aplikasi satu dengan yang lain kurang lebih sama,” imbuhnya.

Editor: Ahmad Muhlisin

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

33,383FansSuka
13,322PengikutMengikuti
4,303PengikutMengikuti
121,000PelangganBerlangganan

TERPOPULER