BETANEWS.ID, KUDUS – Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kudus, Masan, menanggapi usulan Asosiasi Kabupaten (Askab) Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) Kudus dan Suporter Macan Muria (SMM) yang mengusulkannya menjadi Ketua Umum Persiku.
Saat ditemui usai audiensi dengan Askab PSSI Kudus dan SMM di Gedung DPRD Kudus, Senin (11/9/2023), Masan mengaku akan memikirkan terlebih dahulu usulan tersebut. Meski begitu, ia merasa sudah mendukung penuh Persiku.
“Sebenarnya saya sudah support sih, yakni support anggaran. Kalau saya jadi ketua umum Persiku harus belajar tentang sepak bola,” ujar Masan.
Baca juga: Ketua DPRD Kudus Diminta Jadi Ketua Umum Persiku, Ini Alasannya
Menurut Ketua Askab PSSI Kabupaten Kudus, Budi Daniel Sampoerna, pengusulan Masan itu karena selama ini jabatan tertinggi di Persiku adalah manajer. Sehingga, jika ada ketua umum, maka ada yang bisa mengontrol kinerja manajer.
“Selama ini setiap manajer Persiku itu jalan sendiri-sendiri tanpa ada kontrol. Kami melihat beliau (Masan-Red) baik. Perhatian beliau dengan anggaran untuk olahraga khususnya Persiku, membuat kami tenang,” bebernya.
Ketua SMM, Mochammad Ilham Akbar mengatakan, pertimbangan meminta Masan menjadi Ketua Umum Persiku agar ada kontrol terhadap kinerja manajer. Selain itu, apabila ketua Persiku adalah ketua DPRD Kudus, maka akan punya power dalam alokasi anggaran dan sponsor.
“Artinya, jika ketua Persiku adalah ketua DPRD Kudus, nantinya beliau bisa menghubungi pihak-pihak perusahaan swasta di Kudus agar bersedia jadi sponsor Persiku,” bebernya.
Editor: Ahmad Muhlisin

