31 C
Kudus
Selasa, Januari 27, 2026

Jadi Kandidat Cawapres Prabowo Terpopuler Versi LSI, Gibran: ‘Salah Surveinya, Koreksi Dulu’

BETANEWS.ID, SOLO – Gibran Rakabuming Raka menjadi kandidat bakal calon wakil presiden (cawapres) terpopuler untuk mendampingi Ketua Umum Gerindra, Prabowo Subianto dalam survei Lingkaran Survei Indonesia (LSI) Denny JA. Survei tersebut baru saja dirilis oleh LSI Denny JA pada Senin (14/8/2023) kemarin.

Dalam survei tersebut, tingkat popularitas Gibran berada di angka 66,5 persen. Menanggapi hal itu, putra sulung Presiden Joko Widodo (Jokowi) itu mengaku tidak percaya dengan hasil survei.

“Salah mungkin surveinya, nggak mungkin. Nggak ada yang mau milih saya,” kata Gibran saat ditemui di Balai Kota Solo, Selasa (15/8/2023).

-Advertisement-

Baca juga: Disambut Sorai ‘Wapres’ di Konsolidasi Relawan Jokowi, Gibran: Saya Belum Cukup Umur

Gibran bahkan meminta kepada lembaga survei tersebut untuk mengoreksi. Ia juga mengaku tidak mungkin jika mendapar nilai setinggi itu.

Nggak, salah surveinya, koreksi dulu saja. Nggak mungkin. Survei salah wong saya juga nggak ngapa-ngapin. Nggak mugkin tinggi,” jelasnya.

Pada kesemptan tersebut, Gibran juga disinggung jika hasil survei bisa juga dibilang sebagai indikator dari suara rakyat. Namun, Gibran menepis hal itu. Ia bahkan kembali mempertanyakan hasil survei tersebut, apalagi ia tidak melakukan kampanye apapun.

Baca juga: Di Hadapan Gibran, Prabowo Sebut Solo Sudah Lahirkan Pemimpin Muda Sejak Zaman Penjajahan

Dalam survei itu, Gibran mengungguli Erick Thohir dengan 61,8 persen, Airlangga Hartarto 52,3 persen, dan Muhaimin Iskandar 43,1 persen.

Survei LSI Denny JA ini bertajuk ‘Gibran, Generasi Milenial dan Pertarungan Cawapres 2024’. Melakukan pengumpulan data survei LSI Denny JA dilakukan pada periode 3-15 Juli 2023 dengan melibatkan 1.200 responden yang diwawancarai tatap muka dengan menggunakan kuesioner. Metodologi sampling yakni multistage random sampling dan dilengkapi riset kualitatif. Survei ini disebut mempunyai margin of error +- 2,9 persen.

Editor: Ahmad Muhlisin

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER