31 C
Kudus
Rabu, Februari 18, 2026

Toko Sepatu dan Tas Sekolah Dadi Jaya Diserbu Pembeli

BETANEWS.ID, KUDUS – Beberapa pembeli tampak memilih tas maupun sepatu di Toko Dadi Jaya, Jalan Pemuda, Kabupaten Kudus. Mereka terlihat ada yang mengajak anak-anaknya memilih tas maupun sepatu sesuai keinginannya. Di sisi lain, seorang perempuan yang berada di kasir terlihat menotal barang dari beberapa pembeli tersebut. Dia adalah Reni Rismawati, seorang kasir toko Dadi Jaya.

Usai melayani, Reni kemudian berbagi informasi soal peningakatn penjualan di toko tersebut pada momen libur sekolah. Menurutnya, saat ini penjualan tas dan sepatu anak sekolah mulai ramai diserbu pembeli dari berbagai daerah. Tak hanya dari Kudus, pembeli dari luar daerah pun juga ada yang membeli tas dan sepatu di toko itu.

Beberapa pembeli sedang memilih tas sekolah di Toko Dadi jaya, Senin (10/7/2023). Foto: Kaerul Umam

“Iya mulai ramainya itu sejak dua Minggu yang lalu. Rata-rata pembeli mencari tas dan sepatu anak sekolahan mulai dari SD, SMP, dan SMA,” beber Reni kepada Betanews.id, Senin (10/7/2023).

-Advertisement-

Baca juga: Toko Peralatan Sekolah di Kudus Ini Selalu Ramai saat Masuk Tahun Ajaran Baru

Reni menjelaskan, sebelum momen kenaikan kelas ini, dalam sehari toko tersebut hanya bisa menjual lima pasang sepatu. Kali ini, meningkat dan bisa menjual 20 pasang sepatu setiap harinya. Sedangkan untu penjualan tas menurutnya hingga saat ini sudah mulai ramai juga, dengan sehari bisa menjual 10 tas.

“Kalau hari-hari biasa penjualan tas biasanya hanya laku dua atau tiga saja, Mas. Saat ini mulai ramai dan banyak pembeli. Pembelinya kadang ada yang dari luar kota sih, kan pas liburan gitu,” ungkapnya.

Reni menuturkan, untuk harga sepasang sepatu dipatok antara Rp90 ribu hingga Rp200 ribu, tergantung merek sepatunya. Sedangkan untuk harga tas mulai Rp70 ribu sampai Rp100 ribu.

“Kalau prediksi ramainya pembeli sepatu dan tas sekolahan ini kemungkinan sampai hari terakhir liburan anak-anak sekolah, ya. Sebab, kalau sudah masuk sudah mulai normal lagi,” jelasnya.

Baca juga: Penjualan Seragam Sekolah di Pasar Kliwon Kudus Meningkat 70 Persen

Salah satu pembeli, Juhari mengaku membelikan tas untuk anaknya yang duduk di kelas lima Sekolah Dasar (SD) karena sudah tidak layak pakai.

“Karena ini kan momen kenaikan kelas ya, di samping itu karena tasnya sudah rusak. Baru ini mas baru cari-cari,” kata warga Desa Tumpangkrasak, Kecamatan Jati, Kabupaten Kudus tersebut.

Editor: Ahmad Muhlisin

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER