Warga Kudus Emoh Pilih Kades yang Tak Beri Amplop, Benarkah?

BETANEWS.ID, KUDUS – Selasa (13/6/2023) tiga desa di Kabupaten Kudus melaksanakan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades). Tiga desa itu antara lain Desa Golantepus, Getasrabi dan Janggalan. Namun, mirisnya ada warga yang mengaku tak akan memilih calon yang tak memberinya amplop.

Salah satu warga berinisial M yang ditemui Betanews.id usai memberikan hak pilihnya dalam pilkades di desanya, mengatakan sudah jadi rahasia umum bahwa kontetasi pilkades ada pemberian amplop berisi uang dengan nominal tertentu dari calon kepada pemilih. Menurutnya, aarga tidak mau memilih calon kades yang tidak memberikan amplop.

“Sekarang itu tak ada yang gratis mas. Pertama tak ada yang gratis, kedua nyari pemimpin yang bagus dan baik,” ujarnya kepada Betanews.id, beberapa waktu lalu.

-Advertisement-

Baca juga: Ini Tiga Kepala Desa Terpilih Hasil Pilkades Getasrabi, Janggalan, dan Golantepus

Di desanya ada dua calon kuat untuk memenangkan Pilkades. Sementara yang lainnya kurang kuat sebab tak memberikan amplop. Bahkan ia pun meyakini ada juga serangan fajar.

“Biasanya ada juga serangan fajar. Tapi saya tidak dapat. Sebab, rumahku terlalu dekat dengan calon Kades,” bebernya.

Warga berinisial M ini juga beranggapan, uang dari calon kepala desa bukan sebuah suap, melainkan sodakoh. Menurutnya, uang sodakoh itu ketika digunakan untuk jajan, beli makan tetap halal.

“Menurut kami pemberian calon itu sodakoh bukan suap, jadi halal,” ungkapnya sembari tersenyum.

Baca juga: Tinjau Pilkades, Hartopo: ‘Setelah Pilkades Selesai, Calon Kades dan Timses Harus Berdamai’

Hal senada juga dikatakan oleh warga Kudus lainya, yakni S. Dia mengatakan, tetap akan memilih calon Kades yang memberikan uang, sebab di dunia itu tak ada yang gratis.

“Ya milih calon yang memberikan uang. Sekarang tak ada yang gratis. Uang dari calon itu ibaratnya gantinya uang kuli,” ujarnya.

Editor: Suwoko

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER