31 C
Kudus
Rabu, Januari 28, 2026

Museum Kretek Kaji 104 Koleksi Empat Perusahaan Rokok di Kudus

BETANEWS.ID, KUDUS – Museum Kretek kembali menggelar kajian koleksi dari beberapa Perusahan Rokok (PR) yang ada di Kudus. Kegiatan rutin tahunan itu bekerja sama dengan Museum Ranggawarsita untuk menggali sejarah setiap koleksi perusahaan rokok.

Kurator Museum Kretek Kudus, Rina Hidayati Noor, mengatakan, kegiatan ini akan berlangsung mulai Jumat (23/6/2023) hingga Selasa (27/6-2023), dengan mengkaji koleksi dari empat perusahaan yang berbeda. Antara lain, PT Djarum, Tjap Saboek, Tjap Djangkar, dan PR Sukun.

Museum Kretek mengkaji koleksi dari PT Djarum, Jumat (23/6/2023). Foto: Kaerul Umam

Menurutnya, kegiatan tersebut merupakan bagian dari pengelolaan Museum Kretek, dalam pengembangan dan pemanfaatan koleksi secara terpadu. Kegiatan ini penting untuk menggali sejarah dari masing-masing koleksi, sehingga nilai sejarahnya bisa terungkap dan tersampaikan ke masyarakat.

-Advertisement-

Baca juga: Bupati Kudus Usulkan Kunjungan ke Museum Kretek Jadi Agenda Wajib Bagi Wisatawan

“Jadi hari pertama ini ada 10 koleksi barang dari PT Djarum, kemudian besok ada 67 koleksi dari Tjap Saboek, terus dari Tjap Djangkar ada 21 koleksi, terakhir di PR Sukun ada 6 koleksi,” rincinya, Jumat (23/6/2023).

Ia menambahkan, kegiatan koleksi yang digelar pada tahun ini, merupakan koleksi yang diterima dari hibah keempat perusahan rokok tersebut pada 2022.

Baca juga: Berada di Satu Lokasi, Ternyata Banyak yang Lebih Tertarik ke Waterboom daripada Museum Kretek

Sub Koordinator Pelayanan dan Promosi Museum Ranggawarsita, Antoni Heri Nugroho, menambahkan, kegiatan kolaborasi ini sebagai pembinaan terhadap museum-museum yang ada di Kabupaten/Kota area Jawa Tengah. Diharapkan, museum lokal atau daerah bisa berkembang dan bisa meningkatkan kapasitasnya.

“Untuk hari ini bersama dengan Museum Kretek itu terkait tentang cikal bakal sejarah historinya dari perusahaan kretek di Kudus. Nah di situ kita menggali dan mencari seperti apa history dari beberapa perusahaan kretek tersebut,” jelasnya.

Editor: Ahmad Muhlisin

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER