31 C
Kudus
Kamis, Desember 1, 2022
BerandaKUDUSTernyata Asal Usul...

Ternyata Asal Usul Nama Kretek Bermula dari Bunyi Ini, Penemunya Orang Kudus

BETANEWS.ID, KUDUS – Sejarawan dan Ketua Tim Ahli Cagar Budaya (TACB) Kabupaten Kudus Edy Supratno membeberkan asal muasal adanya kata Kretek yang merujuk pada rokok. Menurutnya, istilah itu dipopulerkan masyarakat Kudus yang membuat rokok dengan campuran cengkeh pada zaman penjajahan Belanda.

“Kretek itu masuk dalam katagori kata yang lahir dari bunyi barang. Ketika seseorang menghisap rokok yang ada cengkihnya, zaman itu bunyinya ‘kretek kretek’. Itu lah sejarahnya rokok kretek,” terangnya saat mengisi acara Sosialisasi Museum Kretek, Selasa (20/9/2022).

Menurut sumber sejarah yang ditulis warga Belanda yaitu Van der Reijden, ia menyebut penemu kretek adalah Djamhari. Namun, ia tidak menjelaskan siapa itu Djamhari dan latar belakangnya.

- Ads Banner -

Baca juga: Tingkatkan Kunjungan Wisatawan, Museum Kretek Gandeng Gabungan Insan Pemuda Perjalanan Wisata Kudus

“Van der Reijden menuliskan penemu kretek adalah Djamhari. Selepas itu buku itu dikutip, tetapi siapa Djamhari itu masih gelap saya penasaran. Katanya orang Langgardalem, katanya Kudus kulon. Di buku ditulis tapi tidak tahu siapa beliau,” beber Edy.

Tidak hanya catatan dari Belanda, transaksi cengkih di Kudus juga diabadikan oleh penulis dalam negeri yakni Darmawan Mangunkusumo. Edy menjelaskan, saat itu warga Madagaskar heran melihat banyaknya cengkih yang dikirim ke Nusantara dan berakhir di Kudus.

“Suatu hari orang Madagaskar heran kok banyak cengkih itu untuk kemana. Waktu itu dari Singapura ke Surabaya lalu ke Semarang setelah itu ke Kudus,” jelasnya.

Baca juga: Rokok Tjap Saboek Jadi Koleksi Terbaru Museum Kretek

Perjumpaan Kudus dan cengkih inilah yang kemudian menjadikan Kudus terkenal sebagai penghasil rokok dengan campuran cengkih satu-satunya di dunia pada masa itu. Melihat potensi ini, Gubernur Jawa Tengah tahun 1986, Soepardjo Rustam kemudian punya ide untuk mendirikan Museum Kretek.

“Satu-satunya rokok yang menggunakan cengkih itu di Kudus. Setelah itu Gubernur Jawa Tengah melihat, wah ini harus diselamatkan caranya dengan membuat museum. Lalu dicari yang cocok dan akhirnya menemukan di Desa Getas Pejaten. Delalah belum selesai jadi Gubenur, Soepardjo Rustam diangkat menjadi menteri dalam negeri,” pungkasnya.

Editor: Ahmad Muhlisin

Sekarwati
Sekarwati
Sekarwati adalah reporter Beta News yang bergabung pada 2022. Pernah menempuh pendidikan di UIN Walisongo Semarang Jurusan Komunikasi.

LIPSUS 15 - Ketoprak Pati Pantang Mati

LIPUTAN KHUSUS

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

33,301FansSuka
15,628PengikutMengikuti
4,336PengikutMengikuti
97,028PelangganBerlangganan

Berita Terpopuler