31 C
Kudus
Minggu, Juli 21, 2024

Sekitar 7 Ribu Warga Solo Akan Terima Bantuan Imbas Kenaikan BBM, Dapat Rp600 Ribu

BETANEWS.ID, SOLO – Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka telah menyiapkan anggaran untuk bantuan warga terdampak kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM). Penyiapan anggaran itu merupakan arahan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) yang akan diberikan kepada warga di sektor transportasi hingga Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM). Adapun sektor transportasi meliputi juru parkir, taksi, sopir truk, bus antar kota dan ojek online.

Selain Bantuan Langsung Tunai (BLT) BBM dan Batuan Subsidi Upah (BSU),  Pemerintah juga meminta kepada kepala daerah untuk menggunakan dua persen dana transfer umum (DTU) untuk batuan sosial.

“Sesuai arahan Pak Mendagri, dalam beberapa minggu ke depan kita di fokuskan untuk penebalan bantalan sosial ya. BLT, bantuan upah lalu ada alokasi dua persen dari dana transfer umum,” kata Gibran, Selasa (6/9/2022).

-Advertisement-

Baca juga: Ganjar Siapkan Rp60 M untuk Bantu Warga Terdampak Kenaikan BBM

Menurut Gibran, dana yang akan digunakan untuk bantalan bantuan sosial masih cukup banyak. Bahkan, ia menyebut bantuan tersebut bisa lebih dari dua persen.

Intine sudah kita siapkan dan tidak dua persen, bisa lebih malah, kemarin tak sarankan bisa lebih dari dua persen,” ujar Gibran, Rabu (7/9/2022).

Saat ini, lanjut Gibran, pihaknya masih melakukan pendataan dari dinas-dinas terkait. Ia juga menjelaskan bahwa bantuan tersebut diperuntukkan bagi masyarakat yang ber-KTP Solo.

“Kita pastikan tidak ada penerimaan ganda, nanti kita ploting siapa saja yang menerima. Terutama transportasi membawa peran yang membela pangan luar kota ke solo,” terang Gibran.

Baca juga: Penyaluran BLT BBM untuk Warga Solo Ditunda

Sementara itu, Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Solo Ahyani menyebut bahwa besaran anggaran yang telah disiapkan sebesar Rp4,2 miliar. Nantinya, warga akan menerima bantuan sebesar Rp600 ribu per orang.

“Kemungkinan sekitar tujuh ribu orang, tapi ini belum diputuskan, masih pengumpulan data,” papar Ahyani.

Ahyani juga menyebut, pihaknya akan melakukan penyisiran dalam pembagian bantuan sosial tersebut. Hal itu guna memastikan agar warga yang sudah mendapat bantuan tidak mendapatkan lagi dan bantuan lebih merata.

Editor: Ahmad Muhlisin

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

42,000FansSuka
13,322PengikutMengikuti
30,973PengikutMengikuti
141,000PelangganBerlangganan

TERPOPULER