BETANEWS.ID, KUDUS – Kepulan asap dari pembakaran sampah industri di Dukuh Wonosari, Desa Rejosari, Kecamatan Dawe, Kabupaten Kudus dikeluhkan warga sekitar. Pasalnya, selain menggangu aktivitas warga, asap tersebut juga membuat susah untuk bernapas.
Salah satu warga, Agus Saman mengungkapkan, kepulan asap tersebut merupakan dampak dari pembakaran sampah plastik yang telah menumpuk selama lebih dari empat tahun.

“Sampah yang dibakar itu merupakan sampah plastik limbah industri. Saking banyaknya, sehingga saat dibakar asapnya tersiap tak berhenti,” ujar warga yang rumahnya berdekatan dengan sumber asap itu, Jumat (26/8/2022).
Baca juga: Atap Puskesmas Sidorekso Kudus Rusak Parah
Akibatnya, kata dia, asap hitam pekat yang mengepul sepanjang waktu itu pun mengganngu warga sekitar, sehingga warga merasa tak nyaman saat berada di luar rumah.
“Kondisi ini dirasakan warga kurang lebih sekitar tiga bulan terakhir. Keadaan makin parah saat malam hari. Kepulan asap susah sekali hilang karena tak ada angin,” bebernya.
Selain membuat warga kepayahan saat bernapas, asap tersebut juga membuat beberapa anak kecil terkena batuk.
“Khawatirnya, jika makin berlarut-berlarut keadaan akan makin parah, serta membahayakan keselamatan warga terutama anak kecil,” ungkapnya.
Baca juga: Jalan Menuju Wonosoco Rusak Parah, Tak Pernah Diperbaiki Selama Belasan Tahun
Dia mengaku, warga setempat sebenarnya sudah menyampaikan permasalahan tersebut ke pengelola limbah maupun ke pabrik yang bersangkutan. Namun, menurutnya, sejauh ini tak ada respon. Tak hanya itu, pihak RT juga sudah menjebatani, tapi tak ada titik temu dan kandas di jalan.
“Warga setempat juga sudah berusaha memadamkan api tersebut. Waktu itu ada hujan sehingga dikira sudah mati. Namun, ternyata nyala lagi,” pungkasnya.
Editor: Ahmad Muhlisin

