31 C
Kudus
Rabu, Februari 28, 2024

Sering Diperbaiki tapi Jalan Underpass Makamhaji Cepat Rusak, Ini Penyebabnya

BETANEWS.ID, SUKOHARJO – Kerusakan jalan di Underpass Makamhaji, Kecamatan Kartasura, Kabupaten Sukoharjo kerap membuat kemacetan. Apalagi, saat terjadi hujan, di lokasi tersebut sering kali terjadi genangan air. Area tersebut memang jadi langganan jalan rusak dalam beberapa waktu ini, karena banyak kendaraan tonase besar melewatinya.

Saat melakukan peninjauan, Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Balai Teknik Perkeretaapian  (BTP) Jawa Tengah, Dwi Maryono mengatakan, kerusakan tersebut lantaran tonase kendaraan yang melewati jalur tersebut terlalu berat.

“Kita sampaikan ke Pemda Sukoharjo, kalau bisa setelah ini yang bikin rusak kan kendaraan-kendaraan  besar, jadi kita lakukan penutupan untuk kendaraan besar, mungkin hanya kendaraan pribadi atau bus yang bisa masuk,” jelas Dwi ketika ditemui di lokasi, Senin (21/2/2022).

Baca juga: Jalan Underpass Makamhaji Sukoharjo yang Rusak Parah Mulai Diperbaiki

Perlu diketahui, lanjut Dwi, jalur tersebut sebenarnya sudah dilakukan perbaikan, dan pihaknya sudah meminta Pemda Sukoharjo untuk membatasi kendaraan yang melintas. Namun, karena masih tidak ada pembatasan, maka kerusakan kembali terjadi.

“Kemarin sudah ada perbaikan di Bulan Maret kemarin. Karena itu ya rusak lagi. Ya kalau kesepakatan, ini nanti kita lihat untuk bisa ditutup. Jadi jangan kendaraan besar lewat terus. Ya pasti hancur gitu. Karena bebannya tidak untuk itu,” paparnya.

Terkait perbaikan jalan, Dwi mengatakan bahwa aspalnya akan diganti beton dengan tebal 20 sentimeter. Dengan bahan itu, Dwi memperkirakan jalan tersebut bisa bertahan lebih lama. Usai diperbaiki, pihaknya juga masih bertanggung jawab untuk melakukan pemeliharaan selama enam bulan.

“Tapi kita usahakan ini di satu sampai dua tahun masih bisa berjalan. Jadi setelah ini kan kita ada proses hibah ke Pemda Sukoharjo,” terangnya.

Baca juga: Underpass Makamhaji Ditutup Dua Pekan untuk Perbaikan, Ini Rute Pengalihan Arusnya

Sementara itu, Bupati Sukoharjo Etik Suryani mengatakan bahwa pihaknya akan berkoordinasi dengan Dinas Perhubungan Kota Solo, Sukoharjo, dan Klaten terkait pengaturan lalu lintas. Seperti diketahui, jalur ini memang sering digiunakan oleh pengendara dari beberapa daerah.

“Jadi untuk tonase besar-besar diarahkan ke daerah pinggiran, tidak masuk ke sini. Jadi pembangunan ini bisa awet. Jadi setelah ini selesai mungkin kami melihat dulu pemeliharaannya. Kita tidak langsung terima tapi kita lihat dulu seberapa kuat bangunan ini. Nanti kalau memang ini baik pemerintah akan mempertimbangkan untuk serah terima dari pusat,” tutup Etik.

Editor: Ahmad Muhlisin

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

42,000FansSuka
13,322PengikutMengikuti
6,574PengikutMengikuti
129,000PelangganBerlangganan

TERPOPULER