31 C
Kudus
Kamis, Februari 19, 2026

Investor dari Tiongkok Jajaki Investasi di Kudus, Pengembang Lokal Masih Enggan

BETANEWS.ID, KUDUS – Beberapa investor dari Tiongkok mulai melirik Kudus untuk berinvestasi. Sebut saja di sektor pengolahan sampah dan pembuatan kereta gantung di beberapa titik lokasi wisata.

Bupati Kabupaten Kudus HM Hartopo menjelaskan bahwa sudah ada tanda tangan Nota Kesepakatan antara dirinya dengan salah satu perusahaan asal Negeri Tirai Bambu itu.

“Terkait pengolahan sampah, sudah kita tandatangani MoU (Memorandum of Understanding) itu. Tapi sampai sekarang belum ada tindak lanjut lagi,” kata Hartopo, Selasa (1/2/2022). 

-Advertisement-

Kemudian untuk rencana pembuatan kereta gantung atau gondola di lereng Gunung Muria, Hartopo menyebut, meski belum sampai membuat draft MoU, tapi dirinya mendapat kabar bahwa investor yang juga berasal dari Tiongkok itu berniat untuk mengecek lokasi terlebih dahulu. 

“Ini semuanya dari perusahaan yang berbeda, dari pengembang yang berbeda. Pihak swasta,” kata Hartopo. 

Baca juga : Hartopo Sebut Ada Investor dari Tiongkok yang Bakal Bangun Kereta Gantung di Kudus

Sementara untuk pemanfaatan lahan di eks Mal Matahari dan eks Gedung Ngasirah, hingga sekarang belum ada kejelasan ada investor yang serius untuk berinvestasi. 

“Dari kemarin kita sudah buat draft untuk MoU, tapi belum ada balasan. Sudah kita buat draftnya dan kita kirimkan ke Tiongkok, tapi sampai sekarang belum ada balasan,” ungkap Hartopo. 

Hartopo juga mengungkapkan, meski sudah ada beberapa investor dari Tiongkok yang menjajaki untuk berinvestasi di Kudus, namun hingga kini belum ada satupun pengembang dari lokal (Indonesia).

Ia menyebut, ia tidak tinggal diam terkait urusan investasi. Menurutnya, ia berkali-kali berusaha menawarkan kepada banyak pihak asal Indonesia agar mau berinvestasi di Kudus, namun hasilnya nihil. 

“Sementara ini sudah kita tawarkan muter. Tapi yang dari lokal rata-rata bilang belum dulu. Untuk saat ini yang melirik memang baru Tiongkok, lokal belum ada,” tandasnya.

Editor : Kholistiono

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER