BETANEWS.ID, KUDUS – Dinas Pertanian dan Perkebunan Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) melakukan kunjungan kerja di Kawasan Industri Hasil Tembakau (KIHT) Kudus, Rabu (10/11/2021). Mereka datang untuk belajar mengelola dan mengembangkan industri rokok kecil.
Kepala Disnakerperinkop dan UKM Rini Kartika Hadi Ahmawati mengatakan, saat ini di Indonesia baru ada dua KIHT. Satu di daerah Sulawesi Tengah (Sulteng) dan yang satunya lagi di Kudus. Oleh sebab itu, banyak daerah lain melakukan kunjungan ke Kudus untuk belajar pengelolaan KIHT.
Baca juga: KIHT Kudus Disebut Layak Jadi Percontohan Daerah Lain
“Melalui KIHT, bisa dikatakan Kudus ini tren modelnya pengelolaan industri rokok kecil. Oleh sebab itu, banyak yang berkunjung untuk mencontoh, satu di antaranya ya dari NTB ini,” ujar perempuan yang akrab disapa Rini itu.
Rini mengungkapkan, sejak diresmikan 2020 lalu, antrean kunjungan ke KIHT sangat banyak. Namun, karena pandemic, hal itu tak bisa terlaksana. Baru setelah pandemi Covid-19 menurun, dalam kurun sebulan bisa puluhan kunjungan datang dari daerah.
“Ini saja sejak bulan Oktober hingga 10 November sudah 49 kunjungan. Paling banyak itu dari Jawa Timur,” tandasnya.
Editor: Ahmad Muhlisin

