BETANEWS.ID, KUDUS – Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kudus menggelar seleksi atlet untuk mengikuti Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda) Jawa Tengah. Seleksi atlet tersebut, dijadwalkan berlangsung selama tiga hari, yakni mulai 5- 7 Oktober 2021.
Kasi Pengembangan dan Pemberdayaan Olahraga (PPOR) Disdikpora Kudus Widhoro Heriyanto mengatakan, ada 10 cabang olahraga (cabor) yang mengadakan seleksi untuk Popda Jateng yang bakal digelar November 2021 mendatang.
Baca juga : Ganjar Buka Popda Jateng 2021 Secara Hybrid, Pertandingkan 18 Cabor
Sepuluh cabang olahraga itu, terdiri dari panahan, dan sepaktkraw, sepatu roda, petanque, tenis lapangan, tenis meja, bulutangkis, voli pantai, voli indoor dan atletik.
Menurutnya, dari 10 cabor tersebut, yakni bulutangkis, voli pantai, sepatu roda, tenis meja, tenis lapangan, petanque, dan atletik, yang lolos di tingkat kabupaten langsung bisa lolos ke Jateng.
Sedangkan untuk tiga cabor, yakni cabor panahan, sepak takraw dan voli indoor, akan melalui tahap seleksi di eks Karesidenan Pati terlebih dahulu, begitu lolos di tingkat Kabupaten Kudus.
“Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, Popda Jateng kali ini tidak dibagi dalam tingkat pendidikan pelajar. Sebab, masih dalam kondisi pandemi Covid-19, atlet yang mengikuti Popda dan jumlah cabor dibatasi. Yakni mereka yang kelahiran 2003 ke atas,” ujar Widhoro.
Meski demikian, Widhoro tidak menargetkan medali apapun terhadap atlet yang akan berlaga di Popda Jateng nanti. Pihaknya hanya berharap, para atlet bisa bertanding maksimal dan hasil yang maksimal pula.
Baca juga : Popda Jateng 2021 Akan Digelar Virtual Mulai April, Ini Mekanisme Kejuaraannya
Sementara itu, salah satu atlet tenis lapangan, Taruna Indrias (16) mengaku optimis dapat lolos seleksi dan mampu meraih juara di Popda Jateng. Terlebih, dirinya sudah pernah berprestasi dalam ajang Popda Jateng sebelumnya.
“Udah sejak kelas 4 SD ikut perlombaan. Ini persiapannya mendadak, sekitar tiga hari yang lalu baru dikasih tau. Tapi tetap optimis bisa menang dan juara,” ungkapnya.
Editor : Kholistiono

