Hari Ini, Warga Kudus Isolasi di Donohudan akan Dijemput Pulang

BETANEWS.ID, KUDUS – Pemerintah Kabupaten Kudus akan menjemput pulang sejumlah warga yang saat ini menjalani isolasi terpusat di Asrama Haji Donohudan, Boyolali, hari ini (11/6/2021). Penjemputan diperuntukkan bagi mereka yang telah dinyatakan sembuh dari Covid-19.

Pelaksana Harian (Plh) Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Kudus, Mas’ut mengatakan, pihaknya telah menyiapkan empat bus untuk penjemputan nanti.

“Berapa jumlah yang akan dipulangkan ke Kudus belum tahu. Karena kami masih menunggu hasil tes PCR yang baru keluar jam 10.00,” ujar Mas’ut kepada awak media.

-Advertisement-

Mas’ut mengatakan, pengiriman warga Kudus ke isolasi terpusat di Donohudan juga telah dihentikan. Karena kapasitas di sana telah penuh. Sisa ruangan diperuntukkan bagi warga Solo Raya.

Sementara itu, satu lagi pasien positif Covid-19 dari Kudus yang menjalani isolasi mandiri di Asrama Haji Donohudan, Boyolali, meninggal. Korban ditemukan meninggal di ruang isolasi, Kamis (10/6/2021) malam.

Berdasarkan informasi yang beredar di sejumlah grup Wahat’s App, korban adalah berjenis kelamin laki-laki, berusia 47 tahun, beralamat di Desa Gondangmanis, Kecamatan Bae, Kabupaten Kudus. Dia meninggal diduga karena telat diberikan penanganan medis.

Baca juga: Satu Warga Kudus Isolasi di Donohudan Meninggal, Satgas Akan Evaluasi SOP

Selain itu, banyak kabar menyebutkan pelayanan di isolasi terpusat Donohudan kurang memadai. Jumlah petugas kesehatan dinilai kuran.

Saat dimintai konfirmasi terkait kabar yang beredar tersebut, Kepala Pelaksana Harian (Plh) Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Mas’ut mengatakan, hal itu sudah diteruskan ke pihak pengelola Asrama Haji Donohudan.

Sebelumnya diberitakan, sejumlah warga Kudus yang menjalani isolasi terpusat di Asrama Haji Donohudan dilarikan ke sejumlah rumah sakit. Dan satu di antaranya meninggal dunia, hari ini.

Mas’ut mengatakan, warga yang meninggal itu berusia 63 tahun, beralamat di Desa Mlati Lor, Kecamatan Kota. Sebelum meninggal, korban dilarikan ke rumah sakit, kemarin.

“Tadi malam sekitar jam 12 malam. Sebelumnya memang sudah sakit, jadi dirujuk ke RSJ Solo. Meninggalnya di RSJ, warga Desa Mlati Lor,” jelas Mas’ut kepada awak media.

Baca juga: Hari ini, 231 Orang Kudus Dinyatakan Sembuh dari Covid-19

Dilihat dari usianya, Mas’ut menengarai meninggalnya korban disebabkan penyakit penyerta. Dengan kejadian ini, Mas’ut mengatakan akan mengatur ulang aturan atau Prosedur Operasional Standar (SOP) yang sebelumnya sudah dibuat bagi mereka yang diperbolehkan melakukan isolasi terpusat di Donohudan.

Lebih lanjut, Mas’ut mengatakan, hingga kini jumlah pasien yang dirujuk ke Asrama Haji Donohudan sebanyak ada total 529 orang. Jumlah tersebut bertambah, setelah hari ini ada 100 orang yang diisolasi di Donohudan.

Editor: Suwoko

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER