BETANEWS.ID, KUDUS – Distro Mens Brow yang berlokasi di barat Tugu Jam Desa Besito, Kecamatan Gebog, Kabupaten Kudus, siang itu tampak cukup ramai pembeli. Seorang karyawan terlihat sedang melayani beberapa konsumen yang datang ke toko tersebut untuk memilih koleksi pakaian yang cocok dengan mereka.
Di sela-sela aktivitasnya, Yokhi (30) sang pemilik distro tersebut berbagi cerita tentang usaha yang dirintisnya sejak Juni 2017 lalu. Dia mengisahkan, sebelum merintis usaha distro, dirinya bekerja di salah satu perusahaan sebagai marketing selama 7 tahun. Selama itu, dirinya memperoleh banyak ilmu yang didapatkan.

Baca juga : Buruan, Distro Mens Bro Berikan Promo Menarik di Akhir Tahun
“Saya jadi seorang marketing sudah lama, yaitu sejak tahun 2010. Banyak ilmu yang saya dapatkan hingga saya terapkan dalam pemasaran di distro ini,” beber Yokhi, warga Kabupaten Bojonegoro itu, Senin (14/12/2020).
Yokhi mengungkapkan, selama bekerja di perusahaan sebagai marketing, dirinya dipercaya menjadi supervisor. Kemudian dirinya juga sempat menduduki sebagai seorang trainer di perusahaan yang sama.
“Setelah itu saya berpikir, di perusahaan saya sudah dipercaya, kenapa saya tidak percaya dengan diriku sendiri . Saat itu, saya berpikir untuk memulai merintis usaha. Dengan ilmu yang sudah saya dapatkan sebagai seorang marketing, saya mantap untuk kembangkan usaha sendiri,” ungkapnya.
Setelah keluar dari perusahaan tersebut, lanjut Yokhi, dirinya sempat menganggur selama satu bulan karena belum tahu ingin merintis usaha apa. Suatu hari, dirinya jalan-jalan di sebuah tempat di Surabaya. Dirinya melihat toko penjualan pakaian. Saat itu, dirinya terlintas untuk merintis usaha yang sama dengan mengkombinasikan ilmu yang sudah didapatkan dari perusahaan sebelumnya.
“Awal-awal merintis usaha ini dulunya hanya berjualan online di Kabupaten Kudus. Menurut saya, Kudus adalah tempat yang cocok, karena fashion sudah menjadi kebutuhan hidup bagi masyarakat,” katanya.
Baca juga : Jual Produk dari 12 Brand Lokal Ternama, Seventyfour Paling Diminati di Distro Javaz
Dengan berjalannya waktu, Yokhi, mengembangkan usahanya dengan menyewa tempat untuk jualan. Selain toko, pemasaran produknya juga lewat online atau media sosial.
“Alhamdulillah, untuk sekarang sehari bisa menjual hingga 25 item barang. Saya mempunyai target untuk membuka 5 cabang di Kudus dan setelah itu, membuka 5 cabang di Bojonegoro, kota kelahiran saya,” tutupnya.
Editor : Kholistiono

