BETANEWS.ID, KUDUS – Curah hujan yang tinggi, menyebabkan terjadinya longsor di sejumlah lokasi di Desa Rahtawu, Kecamatan Gebog, Kabupaten Kudus.
Kepala Desa Rahtawu Rasmadi Didik Ariyadi mengungkapkan, longsor yang pertama terjadi di RT 06 RW 01 pada Minggu (6/12/2020) pukul 14.00 WIB.
“Lebih tepatnya di tepi Jalan Rahtawu-Semliro sekitar 800 meter dari pemukiman, volume sekitar 12 meter kubik. Tidak ada korban jiwa, kerugian material juga tidak ada,” katanya, Senin (7/12/2020).
Kemudian, lokasi longsor yang kedua, yakni di RT 02 RW 04, di tepi selokan dengan volume sekitar 5 meter kubik. Kejadian tersebut pada Senin (7/12/2020) pukul 03.00 WIB.
Baca juga : Hujan Deras dan Angin Kencang, Pohon Tumbang Terjadi Hampir di Seluruh Kecamatan di Kudus
“Selanjutnya longsor yang ketiga di Dukuh Tumpuk, RT 03 RW 03, tadi pagi pukul 05.00 WIB. Tepatnya di pinggir jalan raya, volume material sekitar 4 meter kubik,” terangnya.
Ia juga menjelaskan, upaya yang sudah dilakukan Pemerintah Desa (Pemdes) Rahtawu dengan membersihkan puing longsor secara manual. Dengan cara gotong royong dan dibantu Tim Bagana (Banser Siaga Bencana) dan Tagana (Taruna Siaga Bencana).
“Kami mengimbau kepada masyarakat agar selalu waspada. Khususnya di area sekitar yang terjadi longsor. Jika terjadi sesuatu segera melapor,” jelasnya.
Sementara itu, Eko Lutfi Fariska, Sekretaris Forum Relawan Penanggulangan Bencana (FRPB) Kudus menambahkan, laporan yang masuk baru satu lokasi. Yaitu Dukuh Krajan, Desa Rahtawu, RT 06 RW 01, Kecamatan Gebog, Kudus.
Longsor tersebut, disebabkan curah hujan dengan intensitas tinggi sejak pagi hingga siang hari. Sehingga membuat tebing tergerus air hujan dan menyebabkan longsor. Selain itu juga tidak adanya pohon besar yang memperkuat kontur tebing.
Editor : Kholistiono

