Tinggal Kebumen yang Belum Serahkan Pengajuan UMK 2021

BETANEWS.ID, SEMARANG – Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo menyampaikan, jika sudah ada 34 kabupaten/kota di Jateng yang telah menyetorkan pengajuan UMK 2021. Hanya Kabupaten Kebumen yang belum menyetorkan sampai saat ini.

“Dan ternyata, 10 kabupaten/kota itu, antara Apindo dan buruh bisa sepakat. Maka kami akan jadikan contoh, bagaimana pengambilan keputusan bisa bulat. Harapannya, 25 kabupaten/kota lainnya bisa mengacu,” jelasnya.

Baca juga : Datangi Rumah Dinas Gubernur Jateng, Perwakilan Serikat Buruh Bahas UMK 2021

-Advertisement-

Dengan batas waktu akhir pengusulan UMK yang hanya tinggal beberapa hari lagi, Ganjar mengatakan, akan melakukan pendampingan. Ganjar mengatakan, hampir semua kabupaten/kota mengacu formula upah seperti yang ditetapkan Ganjar ketika menetapkan UMP.

“Formulanya sama, pertumbuhan ekonomi dan inflasi. Memang mengacunya pada keputusan Gubernur yang kami tetapkan kemarin,” jelasnya.

Meski begitu, Ganjar mengatakan, akan tetap membandingkan dan mengecek kondisi di daerah terkait upah yang diajukan. Bagaimana kondisi pertumbuhan ekonomi dan inflasi di tingkat lokal, akan menjadi bahan pertimbangan.

“Sehingga, harapan kami bisa lebih bagus nantinya,” pungkasnya.

Baca juga : Abaikan SE Menaker dan Naikkan UMP 3,27%, Buruh: ‘Ganjar Harus Dicontoh Daerah Lain’

Sementara itu, Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Jateng, Sakina Rosellasari menerangkan, sudah ada 34 kabupaten/kota yang menyerahkan pengajuan UMK 2021. Tinggal Kebumen yang belum menyampaikan sampai saat ini.

“Sementara 10 kabupaten kota yang sudah sepakat antara Apindo dan buruh adalah Kudus, Blora, Banyumas, Rembang, Temanggung, Wonosobo, Banjarnegara, Wonogiri, Kota Tegal dan Purbalingga. Semua daerah itu naik UMK nya,” jelasnya.

Editor : Kholistiono

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER