BETANEWS.ID, KUDUS – Satu orang komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Kudus terkonfirmasi positif Covid-19, Kamis (1/10/2020) kemarin. Terlihat Kantor KPU Kudus yang berada di Jalan Ganesha Raya Nomor 4, Kelurahan Purwosari, Kecamatan Kota, Kudus tampak sepi.
Pintu gedung tertutup dan beberapa kursi tertumpuk rapi di sisi barat gedung. Hanya ada beberapa anak kecil dan orang lewat yang bermain di depan gedung KPU Kudus.
Baca juga : 4 Daerah Termasuk Kudus Rawan Bencana, Ganjar: ‘Daerah Mesti Siaga, Jangan Nunggu Perintah’
Sekretaris KPU Kudus, Heri Darwanto membenarkan adanya kabar satu orang komisioner yang terkonfirmasi positif Covid-19. Menurutnya, kabar tersebut diterimanya Kamis (1/10/2020) sore.
“Benar, kemarin sore beliau mengabarkan kalau hasil tes swabnya positif,” tuturnya, Jumat (2/10/2020).
Menurutnya, pihaknya melakukan kontak terakhir dengan komisioner Positif Covid-19 yakni sekitar satu pekan yang lalu. Tepatnya tanggal 23 September 2020.
“Setelah tanggal tersebut (23/9/2020) dia izin sakit tidak masuk kerja. Ini dirawatnya di RS Aisiyah Kudus,” terangnya.
Menurut Heri, selama bulan September 2020 pihaknya tetap menjalankan kegiatan dengan pihak luar. Namun kegiatan dilaksanakan secara daring.
“Beberapa kali kegiatan rapat internal di kantor. Namun kegiatan dengan pihak luar dilaksanakan secara daring,” tambahnya.
Heri memberitahukan, dengan adanya satu komisioner yang terkonfirmasi positif, pihaknya sudah berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Kudus untuk melakukan swab masal kepada seluruh pegawai KPU. Menurutnya, untuk pelaksanaan swab masih menunggu jadwal dari Dinas Kesehatan Kabupaten Kudus.
Baca juga : Pesantren di 5 Kabupaten Jadi Klaster Covid-19, Gus Yasin: ‘Jangan Pulangkan Santri!’
“Sudah koordinasi. Ini masih tunggu jadwal swab,” tuturnya.
Heri menuturkan, jumlah pegawai di KPU Kudus yakni 26 orang. Menurutnya, mulai hari ini, Jumat (2/10/2020) pihaknya memberlakukan work from home (WFH) kepada pegawainya.
“Saya juga sudah perintahkan kantor untuk dilakukan penyemprotan disinfektan,” jelasnya.
Editor : Kholistiono

