31 C
Kudus
Senin, Januari 26, 2026

Kesadaran Sangat Rendah, Ganjar Minta Pemkot Semarang Tegas Terapkan PKM

BETANEWS.ID, SEMARANG – Kesadaran masyarakat untuk mendukung program Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PKM) di Kota Semarang, sampai hari ke tiga ini masih sangat rendah.

Hal itu terlihat saat Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo ngabuburit sepedaan keliling Kota Semarang, Rabu (29/4/2020). Sambil menunggu waktu berbuka, Ganjar melihat secara langsung penerapan PKM di Kota Semarang.

Dalam pantauannya, Ganjar masih menemukan masyarakat berkerumun dan tidak memakai masker. Melihat itu, dia langsung mengedukasi mereka. Beberapa ada yang langsung paham dan mengiyakan, tapi ada juga yang ngeyel dan tetap tidak peduli meskipun ditegur.

-Advertisement-

Baca juga: Jika Warga Tak Disiplin, Semarang Berpotensi Jadi Episentrum Baru Covid-19

Maka dari itu, Ganjar berharap Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang bersama jajaran aparat penegak hukum untuk lebih tegas dalam penerapan PKM. Masyarakat yang kedapatan melanggar, harus ditindak tegas dan berani.

“Memang butuh tindakan lebih keras lagi, karena saya masih melihat banyak orang berkerumun. Penjual pembeli tidak ada jarak dan banyak yang tidak pakai masker. Saya minta Pemkot bersama kepolisian, Satpol PP dan TNI rutin melakukan patroli untuk mengingatkan itu. Kalau perlu, kami bantu dari tim Satpol PP pemprov untuk keliling agar masyarakat paham,” tegas Ganjar.

Dia berpesan, apabila saat patroli melihat ada kerumunan di warung-warung, rumah makan atau kafe yang tidak mempedulikan jaga jarak dan tidak memakai masker, Ganjar meminta menindak tegas untuk membubarkan.

Baca juga: Siap-Siap! Aturan Jarak Juga Akan Berlaku di Angkutan Umum

“Kalau mereka ngumpul jarak kurang dari satu meter bubarkan saja. Kalau itu ada di toko, warung makan, yang punya ditanya bisa ngatur tidak. Kalau tidak bisa langsung catet, kalau mereka tidak mau ngatur, langsung kasih peringatan besok ditutup,” kata Ganjar.

Tak hanya itu, Ganjar juga meminta aparat gabungan untuk rutin patroli sampai ke pelosok-pelosok kampung.

“Dirutinkan saja, biar ada gregetnya. Saya minta seminggu ini teman-teman makin keras, karena saya lihat banyak yang belum taat. Biar ada efek kejutnya,” pungkasnya.

Editor: Ahmad Muhlisin

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER