31 C
Kudus
Sabtu, Juli 4, 2020
Beranda Budaya Demi Terbang Papat,...

Demi Terbang Papat, Mona Rela Pulang Larut Malam untuk Hadiri Acara Fasbuk

SEPUTARKUDUS.COM, UMK – Sejumlah alat musik rebana berbagai ukuran digantung di atas panggung di Auditorium Universitas Muria Kudus (UMK), Minggu (30/4/2017) malam. Malam itu, grup Terbang Papat Mushlihul Wildan dengan gitaris asal Kudus Budi Kentos dijadwalkan tampi. Seorang perempuan duduk di baris kedua penonton, saat acara dimulai. Dia adalah Monalisa Anggraini (14), yang mengaku rela pulang larut malam demi pementasan tersebut.

Monalisa (tengah) datang ke acara Fasbuk di UMK bersama temannya
Monalisa (tengah) datang ke acara Fasbuk di UMK bersama temannya. Foto: Ahmad Rosyidi

Dalam acara Forum Apresiasi Sastra Dan Budaya Kudus (Fasbuk) bekerjasama dengan HMP SI dan didukung Djarum Foundation Bakti Budaya tersebut, Mona, begitu dirinya akrab disapa, datang karena penasaran dengan Terbang Papat. Dia mengaku sudah sering mendengarkan musik yang dihasilkan dari kulit lembu tersebut. Namun, kali ini dirinya baru pertama kali menyaksikan pertunjukan musik Terbang Papat.

Baca juga: Usai Saksikan Kolaborasi Rebana dan Musik Rock, Ragil Ingin Belajar Musik Terbang Papat

“Kalau musik rebana saya sudah sering dengar. Waktu di Sekolah Dasar (SD) saya pernah ikut ekstra kurikuler rebana di sekolah. Saya juga sudah dikenalkan oleh orang tua musik-musik tradisional sejak TK. Menurut saya musiknya enak, dan lebih sederhana alatnya,” terang warga Dukuh Beru, Desa Gondosari, Kecamatan Gebog, Kudus itu.

Mona datang ke acara Fasbuk karena mendapat informasi dari pelatih teater di Sekolah Menengah Pertama (SMP) 1 Gebog, yang juga menjadi ketua Fasbuk. Karena penasaran dengan musik Terbang Papat, akhirnya dia bersama empat teman anggota teaternya menghadiri acara tersebut.

“Saya tidak masalah pulang malam, karena saya penasaran dengan pertunjukan musik Terbang Papat. Yang penting saya sudah izin orang tua, dan orang tua juga mengizinkan untuk kegiatan positif seperti ini,” jelas anggota Teater Essa, SMP 1 Gebog itu.

Qomarul Adib, yang hadir menjadi narasumber diskusi usai pementasan, menjelaskan, Terbang Papat menjadi seni musik yang sangat murah dan sederhana. Karena hanya memerlukan dua jenis alat musik, yakni terbang (rebana) dan jidur. Dia mengajak generasi muda untuk melestarisan warisan kesenian tradisional ini.

Menurutnya, menjaga kesenian tradisional agar tidak tergerus oleh budaya asing menjadi tanggungjawab bersama. “Maka dari itu perlu harmonisasi, menyelaraskan musik tradisional agar bisa diminati generasi muda. Jadi bukan hanya orang tua yang bermain musik tradisional,” ungkap pemerhati seni dan budaya itu.

Tinggalkan Balasan

24,655FansSuka
13,322PengikutMengikuti
4,306PengikutMengikuti
12,711PelangganBerlangganan

Berita Terpopuler

Dibuka Kembali, Wisata Ternadi yang Suguhkan Indahnya Alam Muria Ramai Pengunjung

BETANEWS.ID, KUDUS – Keindahan lereng Penggunungan Muria langsung menyergap indra penglihatan saat tiba di Destinasi Wisata Ternadi, Sabtu (27/6/2020). Cuaca yang cerah...

Industri Furniture di Semarang Ini jadi Langganan Artis Hollywood

BETANEWS.ID, SEMARANG – Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo tiba-tiba menghentikan sepedanya ketika melintas di depan bangunan tua bergaya Eropa di Jalan Raya...

Iuran BPJS Kesehatan Naik, Kelas 3 Dapat Subsidi Rp 16.500

BETANEWS.ID, KUDUS - Sejumlah orang yang hendak masuk ke kantor BPJS Kesehatan Kudus tampak diarahkan untuk cek suhu badan dan cuci tangan...

Segar di Mulut Aman di Perut, Es Mie Telur Jelly di Kedai Azzam Diburu Pembeli

BETANEWS.ID, KUDUS - Di tepi Jalan Tambak Lulang, Desa Ploso, Kecamatan Jati, Kudus tampak bangunan bercat merah jambu. Di dalam bangunan terlihat...

Satu Pegawai Positif Covid-19, Kampus UMK Diliburkan Sepekan

BETANEWS.ID, KUDUS - Universitas Muria Kudus (UMK) akan meliburkan sementara aktivitas di kampus menyusul adanya satu pegawai yang terkonfirmasi positif Covid-19.

Mantan Anggota DPRD Kudus Meninggal di Depan ATM

BETANEWS.ID, KUDUS - Mantan Anggota DPRD Kabupaten Kudus , Ngatmin Ali Manda meninggal mendadak di depan ATM BNI dekat Kantor Perusahaan Daerah...

Sempat Stop Setahun, Pedangdut Ayu Vaganza Kembali Konsumsi Narkoba Karena Sepi Job

BETANEWS.ID, KUDUS - Pedangdut Ayu Vaganza (23) ditangkap Satuan Reserse Narkoba (Satres Narkoba) Polres Kudus, Selasa (30/6/2020). Perempuan yang memiliki nama asli...