BETANEWS.ID, KUDUS – Nasib nahas menimpa seorang mahasiswi Program Studi (Prodi) Akuntasi Universitas Muhammadiyah Kudus (UMKU) bernama Yasinta Nurvia. Tubuhnya mengalami luka bakar 50 persen dan harus dirawat di Rumah Sakit.
Bagian Program Lembaga Amil Zakat, Infaq dan Sadaqah Muhammadiyah (Lazismu) Kudus, Widinoor Sukma Akbar mengatakan, kedua orang tua korban tergolong sebagai keluarga yang kurang mampu, dan tempat tinggalnya juga jauh.
Baca Juga: Dokumen dan Arsip Tjap Djangkar Lengkap, Tim Museum Ranggawarsita Takjub
Dara yang tercatat sebagai warga Desa Bucu, Kecamatan Kembang, Kabupaten Jepara itu divonis dokter mengalami luka bakar serius. Otomatis, biaya perawatan yang dibutuhkan tidaklah sedikit.
Saat ini, Yasinta sedang dirawat di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Loekmonohadi Kudus. Mirisnya lagi, kedua orang tua Yasinta yang bekerja sebagai petani tak mampu menanggung biaya pengobatan putrinya.
Beruntungnya, saat ini biaya pengobatan Nurvia sudah ditanggung oleh BPJS Kesehatan.
Selama dirawat di rumah sakit Yasinta ditunggui oleh ibunya. Sementara ayahnya harus bekerja dan datang pada sore harinya. Karena tak punya motor, ayah Yasinta harus diantar oleh saudara agar bisa datang ke rumah sakit.
Baca Juga: Gerakan Pangan Murah di Kudus Libatkan 40 Pelaku UMKM
Untuk meringankan biaya pengobatan Yasinta, Lembaga Amil Zakat, Infaq dan Sadaqah Muhammadiyah (Lazismu) Kudus membuka open donasi. Donasi bisa melalui Rekening Bank Syariah Indonesia (BSI) 713-2665-097 atas nama Lazismu Kudus.
“Silahkan transfer dan sertakan kode unik “040” pada digit di belakang nominal. Contoh Rp 100.040,” imbuhnya.
Editor: Haikal Rosyada

