SEPUTARKUDUS.COM, DEMAAN – Dentuman suara musik Reggae terdengar keras di SMK Taman Siswa Kudus, Jalan Veteran Desa Demaan, Kecamatan Kota. Ratusan siswa tampak berjingkrak-jingkrak menikmati alunan musik. Terlihat pula beberapa orang mengenakan seragam warna-warni saling menyapa dan bersalaman. Mereka adalah alumnus sekolah tersebut yang lama tak bersua. Mereka hadir di sekolahnya menghadiri Hari Ulang Tahun (HUT) Taman Siswa ke-95.

Satu di antara alumni yang hadir yakni Muhammad Yasin (56). Dirinya terlihat berdiri sambil mengobrol dengan teman-temannya sesama alumnus di halaman sekolah. Dia mengaku sangat senang bisa bertemu dengan teman-temannya angkatan 1982. “Tadi ketemu teman lama. Sudah lama tidak kumpul-kumpul,” ungkapnya sambil menunggu doorprize setelah jalan sehat bersama, Minggu (23/4/2017).
Kepada Seputarkudus.com, Yasin mengaku masuk di SMK Taman Siswa Kudus tahun 1982. Menurutnya, ketika itu namanya belum SMK melainkan Sekolah Menengah Ekonomi Atas (SMEA). Saat dirinya masuk di SMEA hanya ada dua jurusan, yakni Jurusan Tata Buku dan Tata Niaga. Satu angkatan dengannya sekitar 100-an siswa. “Waktu itu gedungnya masih lantai satu. Belum lantai tiga seperti sekarang,” tambahnya.
Ada kenangan manis yang menurutnya sulit terlupakan di sekolah tersebut. Yakni menemukan istri yang ternyata teman sesama siswa di sana. Dia menceritakan, saat masih kelas dua SMEA, dirinya berpacaran dengan wanita bernama Titik Darsini. Sampai pada akhirnya, Yasin menikahi wanita yang dimaksud, dan kini mereka mememiliki empat anak. “Itu kenangan indahnya. Pertemuan itu juga berkat selalu dijodohkan oleh guru,” tuturnya sambil menunjuk wanita yang duduk dengan kerudung putih.
Menurutnya, kegiatan mengundang alumni semacam ini sangat bagus. Selain untuk mempererat silaturahmi juga dapat mendukung pengembangan lembaga sekolah. Dalam mengikuti kegiatan HUT Taman Siswa ke-95 yang dikemas jalan santai, Yasin mengakui mempersiapkan khusus dengan meluangkan waktu untuk mengikuti kegiatan. Karena kegiatan semacam ini sangat penting.
Sebenarnya dirinya bersama angkatan 1982 biasa sering berkumpul pada kegiatan-kegiatan tertentu. Namun kali ini dianggap momennya berbeda. Menurutnya, terdapat 40 an teman satu angkatan yang hadir dalam kegiatan setahun sekali tersebut. “Semoga adik-adik angkatan setelah saya juga bisa menjaga keakraban antaralumni,” tambah warga Desa Prambatan Lor, Kecamatan Kaliwungu, Kudus.
Sementara itu Kepala SMK Taman Siswa Kudus Untung Sutrisno menuturkan, dalam HUT Taman Siswa ke-95 pihaknya menyelenggarakan jalan sehat dan Panggung Gembira. Selain diikuti 1.000 siswa dan guru, pihaknya juga mengundang 750 alumni dari berbagai angkatan. “Alumni yang hadir dari angkatan 74 (1974) sampai angkatan tahun akademik 2015-2016,” ungkapnya.
Dirinya sengaja mengundang alumni karena menurutnya alumni merupakan tiang penyangga lembaga pendidikan. Untung menjelaskan, dengan adanya upaya untuk mempererat dan membangun ikatan alumni tentu SMK Taman Siswa akan berkembang menjadi besar.
“Saya mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya kepada para alumni yang hadir. Tanpa dukungan panjenengan (anda) semua perguruan Taman Siswa ini tidak akan berkembang besar dan eksis,” tuturnya di depan para undangan yang hadir.
Dia menuturkan setiap tahun pihaknya menyelenggarakan peringatan serupa. Dirinya merencakan, tahun 2020 pihaknya akan merencanakan ulang tahun emas 50 tahun SMK Taman Siswa Kudus dan tahun 2022 merayakan satu abad Peruruan Taman Siswa. Dia memberitahu, perguruan Taman Siswa didirikan Ki Hadjar Dewantara tanggal 3 Juli tahun 1922. Untuk SMK Taman Siswa Kudus berdiri 1 Januari 1971.
“Sebenarnya sebelum SMK Taman Siswa ada SMP Taman Dewasa Tanggal 17 September 1945. Satu bulan setelah kemerdekaan (Indonesia),” jelasnya.
Jurusan pertama kali saat nama SMK Taman Siswa masih SMEA menurut Untung yakni Tata Buku (Akuntansi) dan Tata Niaga (Pemasaran). Dalam perkembangannya tahun 1985 membuka Jurusan Akademik Perkantoran, 2006 Jurusan Multimedia, 2008 Perbankan Syari’ah dan 2014 Tata Kecantikan Kulit. “Saat ini ada 633 siswa yang belajar di SMK Taman Siswa Kudus,” tambahnya.

