BETANEWS.ID, KUDUS – Demi mempercepat capaian vaksinasi Covid-19 di Kabupaten Kudus, Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Kudus berencana mengadakan vaksinasi keliling. Program ini untuk menjangkau warga lanjut usia (lansia) yang belum divaksin.
Anggota Komisi D DPRD Kudus dari Fraksi Golkar Irwansyah mengatakan, inovasi tersebut bisa jadi dilakukan ketika prosedur sudah jelas. Ini tentunya harus ditunjang dengan ketersediaan vaksin jenis Sinovac yang diperuntukkan bagi lansia.
“Tidak menutup kemungkinan kalau prosedurnya sudah jelas, kita juga akan mengadakan vaksinasi keliling. Nanti kita selenggarakan jika memang vaksinnya tersedia,” kata Irwansyah, Rabu (20/10/2021).
Baca juga: Genjot Vaksinasi, Lansia di Kudus Jadi Sasaran Utama
Hanya saja, lanjut Irwansyah, sasaran vaksinasi keliling ini tidak bisa banyak. Paling sekitar 20 sampai 30 orang setiap harinya. Inovasi ini dikatakan Irwansyah bisa jadi yang pertama di Kudus.
“Kalau memang sudah tersedia vaksin Sinovac, kita siap mobile. Tapi tidak terlalu banyak. Paling satu kali jalan cuma 20 sampai 30 orang,” ungkapnya.
Selain itu, pihaknya pun akan berkolaborasi dengan Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Kudus untuk meningkatkan capaian vaksinasi bagi lansia. Terkhusus, Golkar juga meminta kepada kader-kader partai di setiap lingkungan bisa mengajak lansia di sekitarnya agar mau divaksin.
“Kalau masih dibutuhkan kami akan berupaya membantu pelaksanaan vaksinasi,” ucapnya.
Baca juga: Capaian Vaksinasi Rendah, 5 Kabupaten di Eks Karesidenan Pati Naik ke PPKM Level 3
Capaian vaksinasi lansia rendah juga disampaikan Bupati Kudus HM Hartopo. Pihaknya mengungkapkan bahwa data terakhir yang ia dapatkan, baru sekitar 34 persen lansia di Kudus yang sudah divaksin. Bahkan, capaian vaksinasi total, kurang dari 50 persen warga Kudus yang sudah divaksin, baik dosis pertama maupun dosis kedua.
“Vaksinasi lansia ini akan kita genjot. Agar bisa menggenjot, sering-sering melakukan koordinasi dengan pemerintah provinsi supaya kita ada (dapat) stok vaksin,” ungkap orang nomor satu di Kudus itu.
Terlebih fasilitas maupun mobilisasi setiap stakeholder di Kudus, dikatakan Hartopo sudah siap semua. Tinggal vaksinator yang masih kurang.
Editor: Ahmad Muhlisin

