BETANEWS.ID, SAMARANG – Jelang Bulan Ramadan, penjualan busana muslim di Kota Semarang mulai naik sekitar 30 persen dibandingkan dengan bulan-bulan sebelumnya.
Penjaga toko busana Sakura, Naili mengatakan, penjualan busana di toko mengalami kenaikan jelang Ramadan. Mayoritas barang yang dibeli seperti sarung, mukena, dan peci.

“Kalau di sini yang mengalami kenaikan seperti baju-baju muslim,” jelasnya saat ditemui di tokonya, Senin (22/03/2021).
Baca juga: Sebulan Jelang Ramadan, Penjualan Baju Muslim dan Anak-Anak di Pasar Kliwon Meroket
Jika dibandingkan dengan Ramadan tahun sebelumnya, tahun ini lebih banyak pembeli. Hal itu disebabkan oleh pandemi Covid-19. Dia bersyukur, jelang Bulan Puasa kali ini masyarakat sudah mulai berani belanja.
“Kalau tahun sebelumnya tambah ngeri, mending tahun ini masih ada warga yang mulai berdatangan untuk belanja,” imbuhnya.
Sebelum pandemi, biasanya satu bulan sebelum datangnya Ramadan sudah banyak pembeli yang datang ke tokonya. Namun, sejak adanya pandemi warga yang beli ke tokonya mulai berkurang.
“Biasanya H-1 Bulan Ramadan sudah banyak yang mencari busana muslim,” ucapnya.
Hal yang sama dirasakan penjaga Toko busana Muslim Syahir, Ulya. Jelang puasa, toko miliknya yang berada di kawasan Kauman, Kota Semarang itu mulai ramai.
“Iya ini mulai ramai yang cari sarung dan mukena,” ujarnya.
Baca juga: Cari Busana Muslim Anak yang Trendi? Yuk Mampir di Hawwa Baby & Kids Fashion
Saban hari, rata-rata penjualan busana muslim di tokonya bisa sampai 2-3 model. Tentunya jumlah tersebut lebih banyak dibandingkan dengan bulan-bulan sebelumnya.
“Ya busana muslim yang terjual ya biasanya 2-3 model. Pernah juga tak laku sama sekali,” imbuhnya.
Jika dibandingkan, penjualan busana muslim tahun ini lebih sepi dibandingkan dengan tahun sebelumnya. Menurutnya, tahun lalu masih banyak warga yang mencari busana muslim setiap kali jelang Bulan Ramadan.
“Seharusnya ini sudah ramai. Lebih ramai tahun kemarin kalau dibandingkan,” tandasnya.
Editor: Ahmad Muhlisin

