BETANEWS.ID, KUDUS – Desa Tanjungkarang, Kecamatan Jati, Kabupaten Kudus, menjadi salah satu desa di Kudus yang menjadi langganan banjir saat musim hujan tiba. Tak terkecuali pada akhir tahun 2020 dan awal tahun 2021 ini.
Sekretaris Desa Tanjungkarang Aklisia Nandayana mengungkapkan, untuk tahun 2021 ini, sejak awal tahun desanya yang berpenduduk 6.019 jiwa ini sudah kebanjiran hingga kini.
“Di Desa Tanjungkarang ini terdapat dua dukuh, yakni Dukuh Krajan dan Dukuh Tanjungkali. Di Krajan terdapat empat RW, yakni RW 1 hingga 4. Sedangkan di Dukuh Tanjungkali ada tiga RW, yakni RW 5 hingga RW 7,” tuturnya.
Baca juga : Ketinggian Air yang Genangi Pemukiman Warga di Tanjungkarang Kudus Bertambah
Noni, sapaan akrabnya itu merinci data rumah yang tergenang air di desanya itu. Menurutnya, di RW 1 ada 27 rumah, 33 KK, 136 jiwa dengan ketinggian air mulai 5 hingga 10 sentimeter. RW 2 total ada 37 rumah, 48 KK, 191 jiwa dengan ketinggian air 5 hingga 10 sentimeter. RW 3 total 21 rumah, 21 KK, 84 jiwa dengan ketinggian air mulai 5 hingga 30 sentimeter.
“Selanjutnya di RW 4 total ada 18 rumah, 25 KK, 72 jiwa dengan ketinggian air 10 sentimeter. RW 5 total ada 16 rumah, 19 KK, 48 jiwa dengan ketinggian air mulai 5 hingga 55 sentimeter. RW 6 total ada 15 rumah, 17 KK, 47 jiwa dengan ketinggian air mulai 5 hingga 55 sentimeter. Sedangkan di RW 7 total ada 36 rumah, 36 KK, 130 jiwa dengan ketinggian air mulai 5 hingga 20 sentimeter. Kemudian di RW 7 hampir 90 persen akses jalan tergenang air,” rincinya.
Jika ditotal dari keseluruhan data warga di Desa Tanjungkarang, yang tergenang air sebanyak 178 rumah, 205 KK dan 798 jiwa dengan ketinggian air rata-rata hingga 55 sentimeter.
Editor : Kholistiono

