BETANEWS.ID, KUDUS – Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWC NU) Dawe meresmikan Klinik Pratama NU Medika Dawe bertepatan dengan peringatan Hari Santri Nasional pada 22 Oktober 2026. Kehadiran fasilitas kesehatan ini menjadi langkah nyata MWC NU Dawe dalam memperluas akses pelayanan kesehatan bagi masyarakat, khususnya warga Kecamatan Dawe, Kabupaten Kudus.
Peresmian Klinik Pratama NU Medika Dawe menjadi momentum penting bagi keluarga besar Nahdlatul Ulama (NU) untuk mengembangkan kontribusi di bidang kesehatan. Tidak hanya menjadi sarana pelayanan medis, klinik ini juga diharapkan menjadi wujud kepedulian sosial organisasi terhadap kebutuhan dasar masyarakat, terutama dalam memperoleh pelayanan kesehatan yang layak, terjangkau, dan berkualitas.
Salah satu bentuk kepedulian yang ditunjukkan dalam rangkaian peresmian tersebut adalah pemberian Kartu Sehat Gratis kepada warga fakir miskin yang selama ini belum terakomodasi dalam program Kartu Indonesia Sehat (KIS). Program tersebut diharapkan dapat membantu masyarakat kurang mampu agar tetap memperoleh akses pelayanan kesehatan tanpa terbebani biaya pengobatan.
Kartu Sehat Gratis didistribusikan melalui Unit Pengumpul Zakat, Infak, dan Sedekah (UPZIS) Lazisnu ranting yang ada di Kecamatan Dawe.
Langkah ini sekaligus menegaskan komitmen MWC NU Dawe untuk menghadirkan manfaat organisasi secara langsung di tengah masyarakat. Melalui keberadaan klinik dan program sosial tersebut, warga yang membutuhkan diharapkan memiliki kesempatan lebih besar untuk mendapatkan penanganan kesehatan sesuai dengan kebutuhan medisnya.
Klinik Pratama NU Medika Dawe telah dilengkapi berbagai layanan kesehatan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat. Layanan yang tersedia meliputi poli umum, poli gigi, poli Kesehatan Ibu dan Anak (KIA), poli bersalin, ultrasonografi (USG), apotek, khitan, laboratorium, perawatan di rumah (home care), hingga rawat inap.
Dengan beragam layanan tersebut, klinik diharapkan menjadi salah satu pilihan masyarakat untuk memperoleh pelayanan kesehatan yang lebih dekat. Keberadaan layanan kesehatan ibu dan anak, pemeriksaan gigi, laboratorium, hingga fasilitas rawat inap juga menjadi bagian dari upaya menghadirkan pelayanan yang lebih menyeluruh bagi warga.
Ketua MWC NU Dawe, Nurul Amin, menyampaikan terima kasih kepada seluruh kader dan keluarga besar NU yang telah memberikan dukungan dalam mewujudkan berdirinya Klinik Pratama NU Medika Dawe.
Menurutnya, keberhasilan menghadirkan fasilitas kesehatan tersebut tidak terlepas dari dukungan, kerja sama, dan semangat kebersamaan berbagai pihak yang memiliki kepedulian terhadap pelayanan kesehatan masyarakat.
Ia berharap keberadaan Klinik Pratama NU Medika Dawe dapat memberikan manfaat besar bagi warga Kecamatan Dawe dan sekitarnya. Klinik tersebut diharapkan tidak hanya menjadi fasilitas pelayanan medis, tetapi juga sarana pengabdian sosial yang manfaatnya dapat dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat.
“Alhamdulillah izin keluar, langsung kita bergerak cepat agar klinik bisa segera beroperasi,” katanya.
Nurul Amin menambahkan, operasional klinik menjadi langkah lanjutan setelah proses perizinan berhasil diselesaikan. Dengan mulai berjalannya pelayanan, masyarakat diharapkan dapat segera memanfaatkan fasilitas kesehatan yang tersedia.
Dukungan seluruh kader NU juga diharapkan terus terjaga agar klinik dapat berkembang dan memberikan pelayanan secara berkelanjutan.
Sementara itu, Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kudus, KH Asyrofi Masyho, mengapresiasi berdirinya Klinik Pratama NU Medika Dawe. Ia menilai, kehadiran fasilitas kesehatan yang dipelopori MWC NU Dawe tersebut merupakan langkah positif dalam memperluas kontribusi NU kepada masyarakat, khususnya di sektor kesehatan.
Menurutnya, keberadaan klinik menjadi bukti bahwa peran organisasi kemasyarakatan dapat diwujudkan melalui berbagai bidang pelayanan yang bersentuhan langsung dengan kebutuhan warga. Pelayanan kesehatan merupakan salah satu sektor penting yang membutuhkan perhatian bersama agar masyarakat dapat memperoleh akses pengobatan secara lebih mudah.
“Luar biasa, klinik sudah bisa beroperasi, semoga berjalan lancar dan bermanfaat bagi umat,” imbuhnya.
Apresiasi tersebut diharapkan menjadi dorongan bagi pengelola Klinik Pratama NU Medika Dawe untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan, menjaga profesionalitas tenaga kesehatan, serta mengedepankan kepedulian terhadap masyarakat yang membutuhkan.
Peresmian yang berlangsung bertepatan dengan Hari Santri Nasional 2026 ini juga menjadi pengingat bahwa semangat pengabdian santri dan warga NU dapat diwujudkan dalam berbagai bentuk kontribusi nyata. Salah satunya melalui pengembangan fasilitas kesehatan yang tidak hanya berorientasi pada pelayanan medis, tetapi juga memiliki kepedulian terhadap kondisi sosial dan ekonomi masyarakat.
Dengan hadirnya Klinik Pratama NU Medika Dawe, MWC NU Dawe berharap dapat memperkuat peran organisasi dalam meningkatkan kesejahteraan warga. Ke depan, klinik ini diharapkan terus berkembang, mampu memberikan pelayanan optimal, serta menjadi bagian dari upaya bersama untuk mewujudkan masyarakat yang lebih sehat, khususnya di Kecamatan Dawe, Kabupaten Kudus.
Editor : Suwoko

