Belum Beroperasi, 3 KDKMP di Kudus Dibobol Maling

BETANEWS.ID, KUDUS – Belum beroperasi, sejumlah bangunan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Kabupaten Kudus justru menjadi sasaran pencurian. Dua lokasi yang dilaporkan mengalami pencurian berada di Desa Loram Wetan, Kecamatan Jati, dan Desa Dersalam, Kecamatan Bae.

Barang yang dicuri dari KDKMP Desa Loram Wetan berupa dua unit blower outdoor pendingin udara (AC). Sementara itu, di KDKMP Desa Dersalam, pencuri mengambil komponen AC.

Manajer KDKMP Desa Loram Wetan, Faisal Nur Fais, mengaku mengetahui kejadian tersebut setelah mendapat informasi dari Bhabinkamtibmas sekitar pukul 14.00 WIB. Saat memeriksa lokasi, ia mendapati dua unit blower outdoor AC yang sebelumnya terpasang di area klinik sudah tidak ada.

-Advertisement-

“Saya dihubungi Bhabinkamtibmas pukul 14.00 WIB. Setelah sampai di sini, dua blower outdoor AC di klinik sudah tidak ada,” kata Faisal.

Rekaman kamera pengawas atau CCTV memperlihatkan sebuah mobil berwarna hitam berada di sekitar lokasi pada Rabu dini hari, sekitar pukul 03.30 WIB. Kendaraan tersebut diduga berkaitan dengan aksi pencurian, meski jenis mobilnya belum dapat dikenali karena gambar rekaman tidak terlihat jelas.

“Kalau dilihat dari CCTV, pelaku menggunakan mobil berwarna hitam. Tetapi, saya tidak tahu jenis mobilnya,” jelasnya.

Faisal mengatakan, kehilangan tersebut merupakan kejadian pertama yang dialami KDKMP selama dirinya mengelola lokasi itu. Ia kemudian memeriksa kondisi bangunan, mulai dari bagian depan, belakang, hingga ruangan di dalam koperasi.

Dari pemeriksaan tersebut, tidak ditemukan tanda-tanda pembobolan pada bangunan koperasi. Barang yang diketahui hilang hanya dua unit blower outdoor AC dengan perkiraan kerugian mencapai Rp3 juta.

Terkait pencurian di KDKMP Desa Dersalam, Kapolsek Bae, Iptu Madiyono, mengatakan penyelidikan masih berlangsung untuk mengungkap pelaku dan kronologi kejadian. Ia menyebut, pencurian komponen AC di KDKMP wilayahnya bukan kali pertama terjadi.

Menurut Madiyono, kasus serupa sebelumnya pernah terjadi di KDKMP Desa Purworejo beberapa bulan lalu. Rentetan kejadian tersebut memunculkan dugaan adanya hubungan antara pencurian di kedua lokasi.

“Untuk sementara masih kami lakukan penyelidikan. Kemungkinan ada hubungan atau sindikat, tetapi itu masih kita selidiki,” ujarnya, Kamis (22/10/2026).

Polisi juga menelusuri kemungkinan pencurian di KDKMP Desa Dersalam berkaitan dengan kejadian di lokasi lain. Namun, dugaan keterlibatan pelaku yang sama masih memerlukan pendalaman lebih lanjut.

Dalam kasus di KDKMP Desa Purworejo, pelaku diketahui mengambil komponen berbahan tembaga atau kuningan dari bagian AC. Madiyono menyebut, perkara tersebut telah diproses dan tersangkanya kini menjalani penahanan.

“Sudah terjadi dua kali ini. Yang pertama dulu di Kopdes Purworejo,” jelasnya.

Madiyono menjelaskan, pelaku dalam kasus di KDKMP Desa Purworejo berjumlah satu orang. Pria tersebut diduga berasal dari Kabupaten Kendal dan diketahui pernah bekerja di koperasi itu.

“Dia merupakan mantan karyawan KDMP Purworejo,” katanya.

Sementara itu, polisi masih mengumpulkan informasi terkait pencurian di KDKMP Desa Dersalam. Penyelidikan dilakukan untuk mengetahui pihak yang bertanggung jawab sekaligus memastikan apakah terdapat kaitan dengan kasus sebelumnya.

Di sisi lain, kepolisian meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi pencurian serupa di bangunan KDKMP lainnya. Koordinasi dengan pemerintah desa dan aparat kewilayahan juga dilakukan untuk memperkuat pengawasan di sekitar lokasi.

“Kita tetap koordinasi dengan pihak desa, Babinsa, dan Bhabinkamtibmas untuk meningkatkan kewaspadaan dan penjagaan di KDKMP maupun lingkungan sekitarnya,” tandasnya.

Editor: Kholistiono

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER