BETANEWS.ID, KUDUS – Sebanyak 14 pejabat mengikuti asesmen seleksi terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (JPTP) Pemerintah Kabupaten Kudus untuk memperebutkan tiga posisi strategis di lingkungan pemkab. Bupati Kudus Sam’ani Intakoris meninjau langsung pelaksanaan asesmen yang berlangsung di Assessment Center Mabes Polri, Kamis (8/10/2026).
Tiga posisi yang diperebutkan meliputi Direktur RSUD dr. Loekmono Hadi Kudus Kelas B, Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Lingkungan Hidup (PKPLH), serta Kepala Dinas Perdagangan Kabupaten Kudus. Pemkab Kudus bekerja sama dengan Assessment Center Polri untuk mendukung proses penilaian yang objektif dan profesional.
Sam’ani menyampaikan apresiasi kepada Kapolri Jenderal Pol. Suyudi Ario Seto, yang diwakili Kabagpenkompeten Robinkar SSDM Polri Kombes Pol. Aris Haryanto, atas dukungan terhadap pelaksanaan asesmen tersebut. Kerja sama ini menjadi bagian dari upaya Pemkab Kudus untuk menyeleksi calon pejabat berdasarkan kemampuan dan kualitas personal.
“Kerja sama ini sudah yang kesembilan kalinya. Kami menyampaikan terima kasih kepada Kapolri yang telah memberikan kesempatan kepada Pemerintah Kabupaten Kudus untuk melaksanakan asesmen bersama Polri,” ujar Sam’ani melalui keterangan tertulisnya.
Menurut Sam’ani, asesmen memiliki peran penting untuk memetakan kemampuan peserta sebelum ditetapkan sebagai pejabat pimpinan tinggi pratama. Proses seleksi diharapkan mampu menghasilkan pejabat yang tidak hanya menguasai bidang tugasnya, tetapi juga menjunjung tinggi integritas.
“Kami ingin mendapatkan pejabat yang kompeten dan berintegritas. Karena itu, proses seleksi harus dilakukan secara objektif dan profesional,” tegasnya.
Baca juga : 148 Jabatan Kepala Sekolah di Kudus Kosong, Disdikpora Targetkan Terisi Akhir Tahun
Ia menambahkan, pejabat yang nantinya terpilih juga harus memiliki karakter kuat serta kecakapan dalam menghadapi berbagai persoalan pekerjaan. Kemampuan tersebut diperlukan agar pelaksanaan tugas pemerintahan berjalan optimal dan kualitas pelayanan kepada masyarakat terus meningkat.
Dari total peserta, empat orang mengikuti seleksi untuk posisi Direktur RSUD dr. Loekmono Hadi Kudus Kelas B. Mereka adalah dr. Achmat Luthfi Yakim, Kepala Bidang Pelayanan Medis RSUD dr. Loekmono Hadi; dr. Agustin Faizah, Dokter Ahli Madya RSUD dr. Loekmono Hadi; Edi Susanto, Wakil Direktur Umum dan Keuangan RSUD dr. Loekmono Hadi; serta dr. Mustiko Wibowo, Wakil Direktur Pelayanan RSUD dr. Loekmono Hadi.
Sementara itu, lima peserta bersaing untuk menduduki jabatan Kepala Dinas PKPLH Kabupaten Kudus. Mereka adalah Arief Zuli Tanjung, Kepala Bidang Kebudayaan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata; Bimo Sekti Bagus Thohari, Kepala Bidang Pariwisata Dinas Kebudayaan dan Pariwisata; Doni Tondo Setiaji, Kepala Bagian Pengadaan Barang dan Jasa Sekretariat Daerah; Heri Muryanto, Kepala Bidang Pengendalian dan Pemulihan Kerusakan Lingkungan Dinas PKPLH; serta Noor Khamid, Kepala Bidang Pemerintahan dan Sosial Budaya Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida).
Persaingan untuk posisi Kepala Dinas Perdagangan Kabupaten Kudus juga diikuti lima peserta. Mereka adalah Agus Sumarsono, Kepala Bidang Pengelolaan Pasar Dinas Perdagangan; Albertus Harys Yunanto, Kepala Bidang Penempatan, Pelatihan, dan Produktivitas Tenaga Kerja Dinas Tenaga Kerja, Perindustrian, Koperasi, dan UKM; Fariq Mustofa, Camat Gebog; Mintoro, Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah; serta Teguh Riyanto, Kepala Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Sekretariat Daerah.
Hasil asesmen akan menjadi salah satu bahan pertimbangan dalam rangkaian seleksi terbuka tersebut. Pemkab Kudus berharap penilaian yang dilakukan dapat memberikan gambaran menyeluruh mengenai kompetensi peserta sehingga penetapan pejabat nantinya sesuai dengan ketentuan dan prinsip sistem merit.
Editor: Kholistiono

