Bermula Rumpun Bambu Terbakar, Gudang Kertas di Kudus Ludes Dilalap Si Jago Merah

BETANEWS.ID, KUDUS – Gudang kertas di Desa Loram Wetan RT 1 RW 5, Kecamatan Jati, Kabupaten Kudus, ludes dilalap api, Rabu dini hari (9/9/2026). Akibat musibah tersebut, kerugian ditaksir mencapai ratusan juta rupiah.

Gudang kertas diketahui milik Sugiri, warga Desa Jati Kulon, Kecamatan Jati, Kudus. Kejadian kebakaran pertama kali diketahui sekitar pukul 02.30 WIB.

Pantauan di lokasi, sekitar pukul 04.30 WIB, api masih membulat dan melahap dua bangunan gudang yang berisi penuh kertas. Api yang membesar juga melahap satu rumah warga dan satu unit truk.

-Advertisement-

Tim pemadam kebakaran dibantu warga terlihat berjibaku memadamkan si jago merah yang membulat. Material kertas yang notabene mudah terbakar cukup sulit untuk dipadamkan.

Sekitar pukul 06.00 WIB, kobaran api sudah tak terlihat. Namun, asap pekat masih mengepul dan tim pemadam kebakaran terus menyemprotkan air untuk melakukan pendinginan.

Salah seorang saksi, Sunarto (50), saat itu sedang tidur di rumahnya. Ia kemudian terbangun setelah mendengar suara orang berteriak bahwa telah terjadi kebakaran.

Sunarto lantas keluar rumah untuk mengecek sumber suara tersebut. Dari lokasi, ia melihat rumpun pohon bambu yang berada di samping gudang kertas milik Sugiri sudah terbakar dengan kobaran api yang cukup besar.

Melihat kondisi tersebut, Sunarto kemudian menghubungi dua warga lainnya, yakni Muhtadi (45) dan Wagiran (56), untuk meminta bantuan. Bersama warga sekitar, mereka berusaha memadamkan api menggunakan peralatan yang tersedia.

“Namun, upaya pemadaman secara manual tidak mampu menghentikan kobaran api. Bahkan, rumpun bambu yang terbakar kemudian roboh ke arah gudang kertas milik korban,” ujarnya di lokasi kejadian.

Api yang membesar, lanjutnya, dengan cepat membakar dua gudang yang berisi kertas hingga kebakaran semakin meluas serta menghanguskan satu unit truk.

Melihat api tidak kunjung padam, salah satu warga berinisiatif menghubungi pihak pemadam kebakaran sekitar pukul 03.00 WIB. Petugas dan sejumlah armada pemadam kemudian bergerak menuju lokasi untuk melakukan penanganan.

Sekitar pukul 03.30 WIB, sejumlah armada tiba di lokasi. Pemadaman melibatkan tangki suplai milik PT Djarum, tangki Nojorono, tangki BPBD Kudus, armada pemukul Satpol, armada pemukul BPBD Kudus, armada pemukul dan tangki milik PT Nojorono, armada pemukul PT Pura, serta AWC Polres Kudus.

Menantu pemilik gudang, Mahfud Baidowi, mengatakan pertama kali api diketahui berasal dari rumpun bambu yang terbakar dan kemudian merembet ke gudang kertas milik mertuanya. Lokasi rumpun bambu tersebut memang mepet dengan gudang.

“Informasinya api berasal dari rumpun bambu yang terbakar. Lokasinya memang mepet dengan gudang,” ujar Mahfud saat ditemui di lokasi.

Ketika terjadi kebakaran, kata dia, tak ada aktivitas apa pun di dalam gudang. Total yang terbakar yakni dua gudang berisi penuh kertas, satu unit truk, dan sebagian bangunan rumah.

“Tak ada korban jiwa. Tetapi akibat musibah ini, kerugian ditaksir mencapai ratusan juta,” ungkapnya.

Editor: Kholistiono

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER