BETANEWS.ID, KUDUS – Pelatih Timnas Putri Indonesia U-16, Timo Scheunemann, menilai perkembangan kompetisi sepak bola putri usia muda membuat persaingan untuk menembus skuad nasional semakin ketat. Hal itu terlihat dari peningkatan kualitas pemain yang tampil di HYDROPLUS Soccer League All-Stars 2025/2026 di Supersoccer Arena, Kudus.
Menurut Timo, turnamen tersebut menjadi sarana penting bagi tim pelatih untuk memantau dan menyeleksi pemain menuju Srikandi Merdeka Cup 2026, turnamen sepak bola putri U-16 yang akan diikuti tujuh negara Asia, yakni Indonesia, Thailand, Singapura, Malaysia, Filipina, Yordania, dan Arab Saudi. Rencananya, ajang internasional tersebut akan digelar di Supersoccer Arena (SSA), Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, bulan depan.
“Turnamen ini sangat membantu kami sebagai talent scout. Kami akan membentuk dua tim sehingga ada kesempatan bagi sekitar 46 pemain untuk menunjukkan kemampuannya, bukan hanya 23 pemain,” bebernya belum lama ini.
Ia mengatakan kualitas pemain muda putri meningkat signifikan dibandingkan tahun lalu. Menurutnya, kompetisi yang berlangsung selama 10 bulan membuat para pemain berkembang karena berlatih secara konsisten bersama klub masing-masing.
“Dulu banyak klub masih sistem buka-tutup. Sekarang mereka sudah berlatih terus-menerus. Hasilnya terlihat jelas, banyak pemain yang tahun lalu belum siap, sekarang sudah berkembang pesat. Ke depan justru akan semakin sulit memilih pemain karena persaingannya semakin ketat,” katanya.
Dalam proses seleksi, Timo menegaskan tim pelatih tidak hanya melihat kemampuan teknik, tetapi juga kecerdasan bermain, kemampuan membaca situasi, pengambilan keputusan, hingga kondisi fisik pemain.
Baca juga : Jabar Berjaya di HYDROPLUS Soccer League All-Stars, Empat Tim Berhasil Melaju ke Final
“Kami ingin objektif dan adil. Pemain dibandingkan berdasarkan posisinya, bagaimana pergerakannya saat menguasai maupun tanpa bola, kemampuan mengambil keputusan, serta atletismenya karena sepak bola dimainkan 11 lawan 11 selama 90 menit,” jelasnya.
Sebagai persiapan menuju Srikandi Merdeka Cup 2026, Timnas Putri U-16 dijadwalkan menggelar pemusatan latihan (TC) mulai 24 Juli di Kudus. Seluruh pemain yang masuk radar tim pelatih akan dipanggil sebelum dilakukan seleksi akhir untuk membentuk dua skuad Indonesia.
Selama TC, kedua tim akan menjalani pertandingan internal sebagai bagian dari proses evaluasi sebelum menentukan komposisi terbaik. Timo juga mengajak pemain-pemain berbakat dari luar Pulau Jawa agar berani bergabung dengan klub yang mengikuti kompetisi HYDROPLUS Soccer League agar peluang dipantau tim nasional semakin besar.
“Ini menjadi wake-up call bagi pemain di daerah. Kalau merasa punya bakat, jangan ragu mencari sekolah dan klub di kota yang memiliki kompetisi agar lebih mudah dipantau. Sudah ada beberapa pemain yang melakukan itu dan berhasil berkembang,” imbuhnya.
Editor: Kholistiono

