BETANEWS.ID, JEPARA – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Tengah tahun ini kembali menggelontorkan anggaran untuk perbaikan Ruas Jalan Jepara–Keling di Kabupaten Jepara.
Sebagaimana diketahui, ruas jalan yang berstatus sebagai jalan provinsi tersebut selama ini sering dikeluhkan warga karena kondisinya rusak parah. Saat musim hujan, banyak lubang jalan yang tertutup genangan air sehingga membahayakan pengendara.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Jawa Tengah, Henggar Budi Anggoro, menyebutkan ada dua titik di Ruas Jalan Jepara–Keling yang akan segera diperbaiki.
Dua titik tersebut yakni Jalan Sekuro–Bangsri sepanjang 750 meter dengan anggaran sekitar Rp7,9 miliar dan Jalan Jepara–Kelet sepanjang dua kilometer dengan anggaran sekitar Rp29,3 miliar.
“Untuk dua ruas itu, nanti seluruh pengerjaannya menggunakan beton,” kata Henggar saat meninjau Ruas Jalan Jepara–Keling, Kamis (11/6/2026).

Henggar menyebutkan, anggaran perbaikan tersebut bersumber dari Peraturan Kepala Daerah (Perkada) yang diterbitkan Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi untuk merealokasi anggaran sekitar Rp200 miliar.
Ia melanjutkan, untuk ruas Jalan Sekuro–Bangsri saat ini sudah dalam proses tender. Sementara itu, untuk ruas Jalan Jepara–Kelet, pihaknya menargetkan proses perbaikan jalan mulai berjalan pada Juli mendatang.
Pada ruas Jalan Jepara–Kelet, proyek perbaikan jalan tersebut merupakan kelanjutan dari proyek sebelumnya berupa perkerasan jalan beton sepanjang satu kilometer, mulai dari SPBU Sambung Oyot hingga Alun-Alun Kelet.
Sementara itu, Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Jepara, Ary Bachtiar, menyebutkan Ruas Jalan Jepara–Keling memiliki panjang 35 kilometer dari total 69 kilometer ruas jalan provinsi yang ada di Kabupaten Jepara.
Ary menilai alokasi anggaran tersebut sudah cukup besar untuk perbaikan jalan. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jepara juga memahami bahwa ruas jalan provinsi yang membutuhkan perbaikan di Jawa Tengah tidak hanya berada di Kabupaten Jepara.
“Anggaran perbaikan jalan provinsi di Jawa Tengah ini dibagi ke berbagai daerah, tidak hanya untuk Jepara–Keling. Kami mengucapkan terima kasih karena tahun ini Jepara kembali mendapat alokasi anggaran,” ucap Ary.
Sementara itu, Siti Khotimah (53), warga RT 35 RW 5 Desa Kelet, Kecamatan Keling, Kabupaten Jepara, mengatakan kondisi ruas jalan yang rusak sering menimbulkan kecelakaan. Selain itu, saat musim hujan badan jalan juga kerap tergenang air.
“Alhamdulillah kalau mau diperbaiki, biar jalannya bisa mulus dan tidak sering menimbulkan korban lagi,” ujar Siti.
Editor: Kholistiono

