PDI Perjuangan Kudus Beri Layanan Cek Kesehatan dan Makan Bergizi Gratis

BETANEWS.ID, KUDUS — Program pemeriksaan kesehatan gratis dan Dapur Marhaen yang digelar DPC PDI Perjuangan Kudus kembali mendapat sambutan positif dari masyarakat. Ratusan warga memadati lokasi kegiatan di RT 02 RW 11 Desa Bulungcangkring, Kecamatan Jekulo, Rabu (10/6/2026), untuk memanfaatkan layanan kesehatan sekaligus mendapatkan makanan bergizi secara cuma-cuma.

Kegiatan tersebut merupakan pelaksanaan ketiga sejak program diluncurkan dan rutin digelar setiap tanggal 10. Seluruh pembiayaan berasal dari gotong royong para kader partai yang ingin membantu masyarakat, terutama dalam pemenuhan kebutuhan kesehatan dan pangan.

Ketua DPC PDI Perjuangan Kudus, Achmad Yusuf Roni, mengatakan program itu sengaja dirancang agar masyarakat lebih mudah mengakses layanan kesehatan. Warga yang ingin mengikuti pemeriksaan cukup membawa kartu tanda penduduk (KTP) tanpa persyaratan tambahan.

-Advertisement-

“Program ini kami laksanakan rutin setiap tanggal 10. Sumber dananya berasal dari gotong royong kader untuk masyarakat. Kami memilih layanan kesehatan dan makanan gratis karena keduanya merupakan kebutuhan dasar yang sangat dibutuhkan masyarakat,” ujarnya.

Dalam kegiatan tersebut, peserta mendapatkan berbagai layanan pemeriksaan kesehatan, mulai dari pengecekan indeks massa tubuh, tekanan darah, kadar gula darah, kolesterol, hingga asam urat. Tenaga medis juga memberikan edukasi mengenai tuberkulosis sebagai upaya meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap penyakit menular tersebut.

Baca juga : PT Jaleca Tri Tunggal Gelar Khitan Ceria, Bupati Sam’ani: Perusahaan Harus Tumbuh Bersama Masyarakat

Menurut Yusuf, peserta yang ditemukan memiliki keluhan atau indikasi penyakit tertentu akan diarahkan ke fasilitas kesehatan yang sesuai untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut. Dengan demikian, program ini tidak hanya berhenti pada pemeriksaan awal, tetapi juga membantu masyarakat memperoleh akses layanan kesehatan lanjutan.

“Pada kegiatan sebelumnya di Kecamatan Bae, ada warga yang datang dengan keluhan kesehatan tertentu dan kami bantu tindak lanjuti ke fasilitas kesehatan yang sesuai,” katanya.

Selain layanan kesehatan, panitia juga menyediakan Dapur Marhaen yang membagikan makanan gratis kepada peserta.

Menu yang disiapkan berbeda pada setiap pelaksanaan, dan pengelolaannya melibatkan pengurus PAC di masing-masing kecamatan.

Setiap kegiatan, panitia menyiapkan sekitar 150 hingga 200 paket makanan bergizi. Jumlah tersebut dapat bertambah menyesuaikan antusiasme masyarakat yang hadir.

“Untuk makanan kami juga memperhatikan kandungan gizinya. Biasanya kami menyiapkan 150 sampai 200 paket, bahkan bisa lebih jika kebutuhan di lapangan meningkat. Antusiasme masyarakat cukup tinggi. Sejak pagi hingga menjelang siang, warga terus berdatangan,” jelasnya.

Program pemeriksaan kesehatan gratis dan Dapur Marhaen dijadwalkan berlangsung secara bergilir di seluruh kecamatan di Kabupaten Kudus. Setelah digelar di Kecamatan Jekulo, kegiatan serupa akan dilaksanakan di Kecamatan Jati pada bulan depan.

Salah seorang peserta, Suminah, mengaku terbantu dengan adanya program tersebut. Selain dapat memeriksakan kesehatannya tanpa biaya, ia juga memperoleh makanan gratis setelah mengikuti pemeriksaan.

“Alhamdulillah sangat membantu. Kami bisa cek kesehatan gratis hanya dengan menunjukkan KTP, lalu setelah selesai juga mendapat makanan. Hasil pemeriksaan saya juga sehat dan normal,” tuturnya.

Editor: Kholistiono

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER