BETANEWS.ID, KUDUS – PT Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Tengah menyalurkan tambahan pasokan elpiji 3 kilogram sebanyak 710.160 tabung atau setara 2.130 metrik ton (MT) untuk wilayah Semarang dan Muria Raya. Langkah ini dilakukan guna mengantisipasi lonjakan kebutuhan masyarakat selama bulan puasa.
Tambahan tersebut merupakan extra dropping atau distribusi di luar alokasi harian reguler yang telah ditetapkan sebelumnya. Kebijakan ini diambil setelah dilakukan evaluasi bersama pemerintah daerah terkait tren peningkatan konsumsi elpiji 3 kilogram setiap Ramadan.
Area Manager Communication, Relations & CSR Regional Jawa Bagian Tengah, Taufiq Kurniawan, mengatakan penyaluran tambahan elpiji 3 kilogram dilakukan secara bertahap mulai pekan ini. Distribusi akan terus dimonitor agar tepat sasaran dan sesuai kebutuhan di lapangan.
“Extra dropping ini merupakan hasil evaluasi bersama pemerintah daerah atas tren peningkatan konsumsi selama Ramadan. Tambahan 710.160 tabung akan disalurkan bertahap hingga minggu depan dan akan terus kami evaluasi sesuai perkembangan kebutuhan,” ujar Taufiq melalui siaran tertulisnya, Kamis (26/2/2026).
Baca juga: Kudus Dapat Tambahan Alokasi 131.352 Tabung Gas Melon Selama Ramadan dan Lebaran
Ia memastikan tambahan pasokan tersebut langsung memperkuat stok di pangkalan resmi, termasuk di wilayah Semarang dan Muria Raya. Dengan begitu, masyarakat diharapkan tetap dapat memperoleh gas bersubsidi tanpa kendala selama Ramadan.
Selain menjaga ketersediaan, lanjut Taufiq, juga menegaskan bahwa harga gas melon tetap mengacu pada Harga Eceran Tertinggi (HET) yang telah ditetapkan pemerintah, yakni Rp18 ribu per tabung. Masyarakat diminta membeli di pangkalan resmi agar memperoleh harga sesuai ketentuan.
Lokasi pangkalan resmi dapat diakses melalui laman subsiditepatlpg.mypertamina.id dengan memasukkan lokasi tempat tinggal. Melalui layanan tersebut, masyarakat dapat mengetahui titik distribusi resmi terdekat.
“Secara rata-rata, di setiap desa atau kelurahan terdapat 9 hingga 10 pangkalan resmi gas bersubsidi yang telah terdaftar dan diawasi. Kami mengimbau masyarakat tidak membeli di pengecer jika harga melambung jauh di atas HET,” tambah Taufiq.
Pertamina menegaskan akan terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah serta melakukan monitoring intensif selama Ramadan. Upaya ini dilakukan agar distribusi elpiji 3 kilogram berjalan lancar, tepat sasaran, dan mampu memenuhi kebutuhan masyarakat di tengah meningkatnya aktivitas rumah tangga dan pelaku usaha kecil selama bulan puasa.
Editor: Kholistiono

