BETANEWS.ID, PATI – Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor penyewaan Stadion Joyokusumo Pati mencatatkan angka capaian yang maksimal. Hingga saat ini, pendapatan dari sektor tersebut sudah melampaui target.
Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata (Dinporapar) Kabupaten Pati mencatat hasil hingga September 2025 lalu, PAD penyewaan Stadion Joyokusumo sudah mencapai Rp115.200.000.
Baca Juga: Renovasi GOR Pesantenan Pati Dikebut, Progres Pekerjaan Lampaui Target
Kardi, Kepala Bidang Olahraga pada Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata (Dinporapar) Kabupaten Pati menyebut, Pemkab sebenarnya menargetkan PAD dari penyewaan Stadion Joyokusumo tahun ini 2025 ini sebesar Rp85 juta.
“Yang jelas ini sudah melampaui target yang disampaikan oleh pemerintah daerah,” ujar Kardi.
Ia menyebut, upaya untuk meningkatkan PAD dari penyewaan Stadion Joyokusumo, di antaranya adalah rutin menjalin komunikasi dengan perkumpulan pecinta sepak bola.
“Upaya kami, kami ada tim di lapangan. Sehingga tim di lapangan ini akan berkomunikasi dengan pegiat sepak bola tentunya. Biasanya yang sewa di teman-teman sepak bola. Banyak perkumpulan teman-teman yang ingin main sepak bola sore atau malam, banyak sewa di sana,” ungkapnya.
Terkait tarif sewa, Kardi menyebut, terdapat tiga klasifikasi. Yakni, untuk shift pagi atau siang dengan pembayaran Rp350.000. Selanjutnya, shift sore Rp500.000, sedangkan shift malam Rp1.000.000 dengan durasi per 2 jam.
Selain di dalam atau lapangan, Dinporapar Pati juga memberikan peluang bagi penyewa di halaman Stadion Joyokusumo. Mengenai tarifnya, dibagi menjadi dua, yakni non-profit Rp600.000 dan profit Rp1.000.000 per hari.
Baca Juga: Baru Sebulan Diperbaiki, Aspal di Jalan Alternatif Pati-Kudus Mulai Mengelupas
Namun katanya, untuk penyewaan di halaman stadion sejauh ini tidak begitu banyak. Menurut dia, dikarenakan ekonomi yang lesu.
“Untuk awal-awal tahun ada, tapi cuma karena memang mungkin ekonomi baru lesu, mungkin tidak terlalu banyak yang sewa,” pungkasnya.
Editor: Haikal Rosyada

