31 C
Kudus
Selasa, Februari 17, 2026

Pelaku Penusukan Berdarah di Wergu Wetan Diduga Tetangganya Sendiri

BETANEWS.ID, KUDUS – Peristiwa penusukan berdarah mengguncang warga Kelurahan Wergu Wetan, Kecamatan Kota, Kudus, Minggu (15/9/2025) malam. Dua warga setempat dinyatakan meninggal dunia usai ditusuk menggunakan senjata tajam (sajam) oleh pelaku yang diduga tetangga korban sendiri.

Hal itu diungkapkan oleh Ketua RT 3 RW 1 Kelurahan Wergu Wetan, Doni Saputra. Menurutnya, ia mendapat kabar insiden tersebut sekitar pukul 19.00 WIB. Informasi awal yang diperoleh dari warga menyebutkan pelaku berjumlah dua orang, salah satunya berinisial AB yang tinggal tepat di belakang rumah korban.

Baca Juga: Berkat Pembayaran Nontunai, Pendapatan Retribusi Sampah di TPA Tanjungrejo Kudus Meroket

-Advertisement-

“Dari banyak informasi, katanya pelaku ada dua orang. Dugaannya tetangga sendiri, belakang rumah korban, inisial AB,” ungkap Doni, Senin (15/9/2025).

Menurutnya, terduga pelaku dikenal sebagai sosok yang tertutup dan jarang bersosialisasi dengan lingkungan sekitar. Sementara kedua korban sehari-hari dikenal ramah, mudah bergaul, dan sering berkumpul bersama warga lain.

“Memang, dari keterangan warga, antara korban dan pelaku pernah ada permasalahan hingga cek-cok. Tapi saya tidak tahu pasti masalahnya apa. Saat saya ikut nongkrong, semua tampak biasa saja,” jelasnya.

Doni menuturkan, begitu mendapat kabar adanya penusukan, ia segera mendatangi lokasi. Kedua korban saat itu ditemukan tergeletak dengan tubuh berlumuran darah. Warga pun bergegas membawanya ke RS Aisyiyah menggunakan motor roda tiga agar mendapatkan pertolongan.

Baca Juga: Swadaya Anggota, KDMP Padurenan Kudus Sukses Jalankan Usaha Ternak Puyuh Hingga Magot

“Saya ikut mengantar kedua korban ke rumah sakit. Kondisi adiknya berdarah semua terutama di bagian kepala. Sedangkan kakaknya ada luka tusukan di perut dan jempol tangan kanannya putus,” bebernya.

Meski sempat mendapatkan penanganan medis, nyawa kedua korban tidak tertolong. Hingga berita ini diturunkan, aparat kepolisian masih melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait motif serta keberadaan pelaku.

Editor: Haikal Rosyada

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER