BETANEWS.ID, KUDUS – Insiden dahan tumbang yang menimpa dua anak di Taman Krida Kudus langsung mendapat perhatian Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kudus. Dua korban tersebut telah dirawat secara intensif di rumah sakit dan kini sudah pulang ke rumahnya masing-masing.
Untuk memastikan hal tersebut tidak terjadi di kemudian hari, Bupati Kudus secara langsung meninjau lokasi di mana kejadian itu terjadi, Senin (8/9/2025).
Baca Juga: Amankan Sabu dan 60 Ribu Pil Koplo, Polres Kudus Ringkus 11 Tersangka Kasus Narkoba
Bupati Kudus, Sam’ani Intakoris menegaskan, langkah perimbasan pohon sudah dilakukan secara cepat oleh Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) agar kejadian serupa tidak terulang kembali. Hal itu dilakukan guna memberikan kenyamanan dan keamanan bagi pengunjung yang datang.
“Taman Krida langsung dilakukan perimbasan, terutama ranting atau dahan yang rapuh. Disbudpar juga satset melakukan pengecekan. Nantinya tempat wisata lain juga akan dicek agar tidak mencederai wisatawan atau pengunjung,” katanya.
Bupati menyebut, dua anak yang menjadi korban telah mendapat perawatan medis secara intensif dan sudah diperbolehkan pulang. Informasi yang dia dapatkan dua korban tersebut saat ini dalam kondisi baik.
“Semoga bisa beraktivitas seperti biasa. Disbudpar hingga kini juga masih terus melakukan pantauan terhadap korban,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kudus, Mutrikah membenarkan dua anak sempat mengalami luka akibat insiden tersebut. Menurutnya, kejadian itu terjadi Minggu (31/7/2025) lalu.
“Satu korban luka ringan, satunya lagi harus menjalani operasi. Alhamdulillah dua hari kemudian keduanya bisa langsung dipulangkan, karena memang kondisinya sudah membaik,” ungkapnya.
Baca Juga: Bupati Sam’ani Tekankan Pembangunan Arpusda Kudus Selesai November
Ia menegaskan, pihaknya bertanggung jawab penuh terhadap perawatan korban hingga tuntas. Bahkan pantaun untuk melihat perkembangan korban dilakukan setiap hari.
“Setiap hari kami pantau dan kunjungi korban, untuk mengetahui perkembangan mereka. Sejak awal kecelakaan sampai sekarang kami tetap bertanggung jawab,” tambahnya.
Editor: Haikal Rosyada

