BETANEWS.ID, KUDUS – Dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW, pengurus Masjid Agung Kudus yang bekerjasama dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kudus menggelar khitan massal, Sabtu (6/9/2025). Total ada 150 anak, berasal dari perwakilan masing-masing di sembilan kecamatan di Kabupaten Kudus yang disunat.
Ketua Umum Pengurus Masjid Agung Kudus, Nurbadi menyampaikan, bahwa yang menjadi peserta khitan di sana bukan tidak mampu. Tapi ada kesan tersendiri bagi peserta, karena secara langsung disaksikan oleh Bupati Kudus.
Baca Juga: Meriah! Warga RW 5 Demaan Kudus Gelar Kirab Maulid
“Sehingga mereka akan terkesan seumur hidup mereka, bahwa pernah dikhitan di Masjid Agung Kudus disaksikan langsung oleh Bupati Kudus, Sam’ani Intakoris,” bebernya.
Menurutnya, khitan dalam Islam sangat penting supaya dalam menjalankan ibadah sah dan tidak najis oleh kotoran. Di sisi lain, khitan juga baik bagi kesehatan tubuh manusia.
“Menjalankan khitan seperti nabi-nabi terdahulu, karena khitan ini juga menjaga kesehatan. Karena kalau masih ada kulub atau dzakarnya sisa-sisa pipis masih di situ, sehingga saat melaksanakan salat, bebas dari najis,” tuturnya.
Ia menyampaikan, kegiatan khitan massal itu disuport dari berbagai pihak, seperti PT Pura, PT Sukun, Mubarok Food, dan donatur lainnya. Ada 12 dokter dan asisten profesional yang melakukan pelayanan tersebut, baik dari dokter RSI, RSUD, maupun puskesmas.
“Mereka nantinya mendapat seperangkat pakaian, uang saku, buah tangan, dan obat-obatan,” tuturnya.
Ia mengaku, kegiatan yang diselenggarakan di masjid dengan tujuan supaya mereka dikenalkan lebih dini kepada masjid. Agar setidaknya mereka akan lebih aktif untuk melakukan kegiatan keagamaan yang bermanfaat.
Bupati Kudus, Sam’ani Intakoris mengucapkan rasa terimakasihnya dan mengapresiasi kepada pengurus masjid yang selalu menghadirkan kegiatan bermanfaat bagi masyarakat. Salah satunya melalui kegiatan sosial, yakni khitan massal untuk anak yang sudah baligh.
“Sebagai tanggung jawab pemerintah yang bekerjasama dengan masjid agung, kita akan mendukung program yang dapat memberikan pelayanan kepada masyarakat seperti ini. Semoga dengan adanya kegiatan ini, bisa juga sebagai syiar agama, karena khitan merupakan kewajiban umat Islam,” ungkapnya.
Baca Juga: Dishub Kudus Akui Keterbatasan Mobil Hidrolik Hambat Perbaikan LPJU
Tak hanya itu, Bupati juga meminta doa untuk Kudus agar aman dan terhindar dari marabahaya. Sebab dia percaya, masyarakat Kudus sangat toleran dan bisa menjaga kita dengan suasana yang tentram.
“Minta doanya supaya Kudus aman, Indonesia aman. Karena orang-orang Kudus, orangnya tidak neko-neko lebih menciptakan suasana nyaman, tentram, kondusif, toleransi sangat bagus, dan religius,” imbuhnya.
Editor: Haikal Rosyada

