31 C
Kudus
Selasa, Februari 17, 2026

Ratusan Keris Dipamerkan di Kudus Cultural Fest 2025

BETANEWS.ID, KUDUS – Festival budaya bertajuk Kudus Cultural Fest 2025 digelar di halaman Museum Kretek Kudus, Sabtu-Minggu (30–31/8/2025). Acara ini menjadi wadah pelestarian budaya Nusantara dengan menitikberatkan pada pameran keris yang telah ditetapkan UNESCO sebagai warisan dunia.

Kabid Kebudayaan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kudus, Arief Zuli Tanjung mengatakan, festival ini bukan hanya pameran, melainkan juga sarana edukasi agar generasi muda semakin mengenal dan mencintai budaya leluhur yakni, keris. Dengan begitu, keberlangsungan pelestarian budaya akan selalu hidup.

Baca Juga: Bupati Sam’ani Ungkap 3 Pelanggaran Kepala Disdag Kudus Hingga Dibebastugaskan

-Advertisement-

“Pameran keris ini bagian dari upaya kita melestarikan budaya Nusantara. Keris sudah menjadi warisan dunia yang diakui UNESCO, sehingga kita punya kewajiban menjaga, melestarikan, dan mewariskan kepada generasi muda, supaya tidak sampai diakui bangsa lain,” ujarnya usai membuka acara itu, Sabtu (30/8/2025).

Ia menyampaikan, festival itu menghadirkan ratusan keris dari berbagai komunitas pecinta keris baik dari Kudus maupun luar daerah hingga kolektor. Di antaranya seperti dari Semarang, Magelang, dan Surakarta.

Selain pameran, tersedia pula pemahaman keris untuk masyarakat, serta ruang bursa atau jual beli keris dengan rentang harga beragam. Sebab menurutnya banyak terdapat beragam katagori dan jenis keris yang dipamerkan, tentu harganya pun berbeda-beda.

“Antusias pengunjung sangat besar. Koleksi yang ditampilkan sangat beragam, mulai dari kategori umum bagi pemula dengan harga terjangkau hingga keris bernilai ratusan juta rupiah. Karena setiap keris punya karakter dan kekhasan tersendiri,” ungkapnya.

Baca Juga: DPRD Kudus dan Pemkab Kudus Sepakati KUA-PPAS 2026, Fokus Ketahanan Pangan hingga Pendidikan

Selain pameran keris, Kudus Cultural Fest 2025 juga menyajikan gelar budaya, talkshow, hingga konser musik yang berlangsung mulai pukul 09.00–15.30 WIB. Arief berharap kegiatan ini dapat memperkuat identitas budaya Kudus sekaligus menumbuhkan rasa bangga generasi muda terhadap keris.

“Harapannya dengan sudah ditetapkannya sebagai warisan dunia UNESCO, keris bisa lebih tersosialisasi ke masyarakat luas, terutama generasi muda, agar mereka tergerak untuk mencintai dan memahami filosofi keris,” tandasnya.

Editor: Haikal Rosyada

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER