31 C
Kudus
Selasa, Februari 17, 2026

Diduga Berbuat Mesum, Warga Jepara Diarak Warga Sepanjang 2 Km 

BETANEWS.ID, JEPARA – Warga Desa Kalipucang Wetan, Kecamatan Welahan, Kabupaten Jepara digegerkan oleh penggrebekan pasangan yang bukan suami istri. Setelah dipergoki warga, pasangan tersebut kemudian diarak sepanjang jalan dengan jarak kurang lebih 2 km. 

Peristiwa tersebut terjadi pada Kamis (28/8/2025) sekitar pukul 22.30 WIB. Saat diarak, di sepanjang jalan banyak warga yang merekam dan memviralkannya di media sosial.

Baca Juga: Jika Disetujui, Persijap Berencana Bangun Stadion GBK Jepara Seperti Gelora Bung Karno 

-Advertisement-

Dalam video yang diterima Betanews.id, terlihat seorang laki-laki mengenakan kaos hitam, celana coklat pendek dan topi warna hitam. Disampingnya terlihat perempuan mengenakan rok panjang dan jaket jeans mengenakan kerudung bermotif. 

Dibelakangnya terdengar suara kerumunan warga yang mengarak pasangan bukan suami istri tersebut menuju ke Kantor Balaidesa Kalipucang Wetan. Sesampainya di Balaidesa, warga sempat terpancing emosi dan memukul pria tersebut. Beruntung terdapat anggota polisi yang segera mengamankan. 

Pasangan bukan suami istri tersebut kemudian dibawa ke Kantor Polsek Welahan. Namun, karena suasana tidak kunjung kondusif, mereka kemudian dibawa ke Mapolres Jepara. 

“Mereka diarak dari rumah kontrakan laki-laki sampai ke balai desa. Jaraknya sekitar 2 kilometer,” kata Maslikan, Ketua RT 4 RW 4 Desa Kalipucang Wetan saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon, Jumat (29/8/2025). 

Maslikan menceritakan, peristiwa penggrebekan tersebut dilakukan oleh seorang perempuan yang masih memiliki suami dan memiliki dua orang anak yaitu NS (33) dengan MSW (39), seorang pria lajang asal Desa Welahan yang tinggal di RT 3 RW 4 Desa Kalipucang Wetan.

Maslikan bercerita, penggerebekan tersebut terjadi pada saat warga sekitar rumah MSW yang sudah mengintai adanya NS di dalam rumah tersebut. Warga setempat kemudian menginformasikan hal tersebut kepada Maslikan.

“Warga memantau dari beberapa jam sebelumnya. Yang perempuan itu suaminya kerja di perantauan,” ujarnya. 

Sekitar pukul 22.30 WIB, Maslikan dan warga setempat mengetuk rumah tersebut. Sempat beberapa menit tidak segera direspons, kemudian keluarlah MSW dengan hanya memakai celana pendek dan kaos dalam. Warga kemudian memastikan keberadaan NS dan menemukan NS berada di dalam kamar. 

“Yang perempuan di dalam kamar bersama anak perempuannya (4 tahun) sedang tiduran pakai celana pendek, kaos oblong, selimutan. Anaknya tidur,” katanya. 

Warga akhirnya memaksa keduanya keluar dari rumah. Sebab berdasarkan informasi yang disampaikan oleh warga setempat, NS memang kerap menginap di rumah MSW. Sehingga membuat warga merasa resah. 

Baca Juga: Penyaluran Bansos Tahap II di Jepara Kini Sudah Beralih Lewat ATM 

Kasatreskrim Polres Jepara, AKP M Faizal Wildan Umar Rela menyatakan, saat ini pihaknya masih memintai klarifikasi pasangan itu dan beberapa pihak terkait. Maslikan dan Ketua RT 3 juga telah dimintai kesaksiannya oleh pihak Kepolisian.

“Sementara kami amankan di Polres Jepara, untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan. Kami masih memintai klarifikasi yang bersangkutan. Apakah ada dugaan perzinahan atau tidak,” terang AKP Wildan.

Editor: Haikal Rosyada

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER