31 C
Kudus
Selasa, Februari 17, 2026

Warga Pati Gelar Nobar Detik-detik Kedatangan Bupati Sudewo di Gedung KPK

BETANEWS.ID, PATI – Warga yang berada di posko penggalangan donasi di depan Kantor Bupati Pati menggelar nonton bareng (nobar) pemeriksaan Bupati Sudewo di Gedung Merah Putih Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang berlangsung pada Rabu (27/8/2025).

Mereka tampak ramai-ramai mengikuti perkembangan pemeriksaan Bupati Pati Sudewo melalui tayangan video YouTube yang diputar menggunakan sebuah handphone.

Baca Juga: Bandang Minta Masyarakat Pati Kawal Pansus Hak Angket: ‘Jangan Sampai Ada yang Masuk Angin’

-Advertisement-

Warga terlihat antusias untuk mendapatkan informasi dari Gedung KPK terkait dengan kedatangan Sudewo yang memenuhi panggilan pemeriksaan lembaga antirasuah tersebut.

Selamet, salah satu penjaga posko donasi mengatakan, pihaknya mengawal proses pemeriksaan KPK terhadap Sudewo yang pagi tadi memenuhi panggilan oleh lembaga antirasuah tersebut.

”Kita lagi nonton bareng (nobar) live untuk mengawal Bupati Pati Sudewo yang dipanggil KPK. Kita mengawal di sini dan nobar,” ujarnya.

Mereka menilai pemeriksaan Bupati Pati Sudewo oleh lembaga antirasuah merupakan momen berharga. Warga berharap Sudewo segera ditetapkan menjadi tersangka kasus korupsi jalur kereta api di lingkungan Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA) Kementerian Perhubungan.

”Harapan kalau bisa segera ditetapkan tersangka. Kalau ditetapkan kita posko lanjut. Kita juga mengawal hak angket,” ungkapnya.

Meskipun nantinya KPK menetapkan Bupati Pati Sudewo sebagai tersangka kasus korupsi jalur kereta api di lingkungan DJKA Kementerian Perhubungan, masyarakat Pati Bersatu menyebutkan bakal tetap demo di Gedung Merah Putih KPK 2 September 2025 mendatang.

”Untuk demo ke KPK kami tetap berangkat,” kata Selamet.

Baca Juga: Bupati Pati Sudewo Kembali ‘Menghilang’ Usai Muncul ke Publik Jumat Lalu

Untuk diketahui, Bupati Pati Sudewo saat ini diperiksa KPK terkait dugaan keterlibatannya dalam kasus korupsi jalur kereta api di lingkungan DJKA Kementerian Perhubungan. Sudewo diduga menerima suap ketika menjabat anggota Komisi V DPR.

Juru bicara KPK, Budi Prasetyo mengatakan, Sudewo diduga menerima commitment fee dari pembangunan jalur kereta api saat menjabat anggota DPR. Dia menyebutkan KPK akan mendalami terkait commitment fee tersebut kepada Sudewo.

Editor: Haikal Rosyada

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER