31 C
Kudus
Rabu, Februari 18, 2026

Dispertan Sebut Petani Undaan jadi Penyebab Gagalnya Ketahanan Pangan di Kudus

BETANEWS.ID, KUDUS – Di musim taman (MT) 1 tahun 2025 ribuan hektare sawah di Kecamatan Undaan, Kabupaten Kudus ditanami ketan. Hal tersebut dianggap sebagai biang keladi Kota Kretek belum bisa swasembada beras.

Kabid Tanaman Pangan dan Perkebunan Dinas Pertanian dan Pangan (Dispertan) Kabupaten Kudus, Agus Setiawan menyampaikan, saat ini Kota Kretek lagi memasuki masa panen padi, terutama di Kecamatan Kaliwungu dan Undaan. Total kurang lebih ada 6 ribu hektare padi yang siap panen. 

“Terdiri di Kecamatan Kaliwungu kurang lebih ada 600 hektare dan di Undaan lebih dari 5 ribu hektare,” ujar Agus kepada Betanews.id di Desa Gamong, Kecamatan Kaliwungu, belum lama ini.

-Advertisement-

Baca juga: Bulog Beli Gabah Petani Rp6.500 Sekilo, Begini Keluhan Penebas Kudus

Berkaca pada tahun lalu, kata Agus, total lahan pertanian di Kabupaten Kudus yang untuk ditanami padi kurang lebih seluas 26.069 hektare. Sehingga secara hitungan, Kota Kretek bisa surplus beras dan jadi penopang program ketahanan pangan. 

Namun sayangnya, lahan pertanian kurang lebih seluas 5 ribu hektare di Kecamatan Undaan pada MT 1 ini tidak ditanami gabah. Para petani Undaan justru memilih menanami sawahnya dengan ketan.

“Hal itu pula yang menjadikan Kudus belum bisa swasembada beras untuk ketahanan pangan. Sebab, ketan bukanlah kategori bahan pangan,” bebernya.

Baca juga: Petani Kudus Semringah Presiden Prabowo Buat Kebijakan Gabah Dibeli Bulog

Informasi yang didapatnya, para petani di Kecamatan Undaan lebih memilih tanam ketan dari pada gabah karena pertimbangan nilai ekonomi. Menurutnya, selama ini harga komoditas ketan lebih mahal dibanding gabah. 

“Karena ditanami ketan itu pulalah, hasil panen petani Kecamatan Undaan tak bisa diserap Bulog. Sebab Bulog hanya membeli gabah kering panen dengan harga Rp6.500 per kilogram,” ungkapnya. 

Editor: Ahmad Muhlisin

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER