Update Banjir Kudus: 10 Desa di 3 Kecamatan Masih Terendam Banjir

BETANEWS.ID, KUDUS – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kudus mencatat, hingga Minggu (9/2/2025) pukul 15.00 WIB, banjir masih menggenangi sejumlah desa di tiga kecamatan, yaitu Jati, Undaan, dan Mejobo. 

Kasi Kedaruratan BPBD Kudus, Ahmad Munaji, mengatakan, setidaknya masih ada 10 desa terdampak banjir akibat bencana hidrometeorologi basah atau cuaca ektrem yang terjadi di Kabupaten Kudus. Banjir sudah terjadi sejak 6 Februari 2025.

“Kemarin menyebabkan 40 desa dari enam kecamatan terdampak banjir. Enam Kecamatan itu meliputi, Mejobo, Undaan, jati, Bae, Kaliwungu, dan Jekulo,” bebernya.

-Advertisement-

Baca juga: Jalan di Kudus Mulai Berlubang, Pj Bupati: ’Kalau Diperbaiki Sekarang Seperti Menggarami Laut’

Sedangkan kondisi saat ini, kata dia, genangan masih merendam beberapa desa. Rinciannya, Kecamatan Jati ada tiga desa, Kecamatan Mejobo ada tiga desa, dan Kecamatan Undaan masih ada empat desa.

“Dengan ketinggian rata-rata di permukiman wilayah yang terdampak banjir saat ini masih di angka 10-40 sentimeter. Untuk akses jalan di masing-masing kampung, 99 persen sudah bisa dilewati kendaraan,” jelasnya.

Ia menjelaskan, hingga kini masih ada sebanyak 1.032 kepala keluarga (KK) atau 3.898 jiwa terdampak banjir. Sementara untuk area persawahan ada sebanyak 2.532 hektare.

“Kemungkinan hari ini air berangsur-angsur surut. Perkiraan kami, pada hari ini jumlah desa yang mengalami banjir akan berkurang menjadi tujuh desa. Karena kondisi cuaca saat ini dalam keadaan cerah,” ujarnya.

Baca juga: Jadi Langganan Banjir, Warga Mejobo Minta Sungai Dinormalisasi

Tak hanya banjir, bencana lain seperti tanggul sleding juga terdapat di beberapa titik wilayah Kabupaten Kudus. Titik itu terdapat di Undaan kidul dengan panjang 50 meter, sudah tertangani 95 persen. Kemudian tanggul Undaan Tengah sepanjang 170 meter sudah tertangani 90 persen, dan tanggul di Medini sepanjang 20 meter, kini baru ditangani.

“Selanjutnya yang di perbatasan Undaan Lor Kudus-Ketanjung Demak sepanjang kurang lebih 20 meter, mulai ditangani. Semua yang melakukan penanganan kerja sama antara pihak Pemdes masing-masing, BBWS, PUPR, dan BPBD,” imbuhnya.

Editor: Ahmad Muhlisin

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER