BETANEWS.ID, KUDUS – Ratusan buruh mendeklarasikan dukungan pada Pasangan Calon (Paslon) Bupati dan Wakil Bupati Kudus Hartopo-Mawahib di Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kudus 2024, Sabtu (26/10/2024).
Ketua SPSI Kabupaten Kudus, Andreas Hua, dalam sambutanya mengaku sebelumnya tak pernah tampil dalam acara deklarasi manapun. Namun, karena ini adalah deklarasi dukungan kepada Hartopo-Wahib, maka ia pun hadir secara langsung karena sudah akrab dengan Hartopo.
Menurutnya, ketika sudah kenal dekat dengan bupati maka pembahasan terkait upah bagi buruh pasti lancar. Kenaikan upahnya juga bisa maksimal, sehingga kesejahteraan buruh bisa terwujud.
Baca juga: Ribuan Relawan Bolone Mase Siap Menangkan Hartopo-Wahib
“Kami hanya berpesan ketika nanti terpilih jangan sampai melanggar regulasi. Ketika nanti regulasi masih memungkinkan untuk adanya Bantuan Langsung Tunai (BLT) bagi buruh rokok mohon dilanjutkan,” bebernya dalam deklarasi yang digelar di Gedung Arwaniyyah itu.
Selain itu, lanjut dia, para pekerja yang sudah pensiun, jaminan kesehatannya agar bisa masuk sebagai peserta Penerima Bantuan Iuran (PBI) APBD. Sebab, ketika pekerja sudah pensiun itu sudah usia lanjut jadi seringnya sakit-sakitan. Sementara jaminan kesehatan dari perusahaan sudah terputus.
“Kami juga berharap para pekerja yang belum dapat jaminan ketenagakerjaan mohon untuk diback-up oleh pemerintah daerah. Termasuk juga para pekerja rentan yang di antaranya adalah tukang ojek, tukang panggul, tukang becak, dan lainnya,” ungkap Andreas.
Cabup Kudus, Hartopo menyambut dengan antusias dukungan dari para pekerja tersebut, apalagi ada Ketua SPSI Kudus. Sebab, SPSI adalah serikat pekerja yang membawahi seluruh pekerja di Kabupaten Kudus.
“Alhamdulillah dukungan terus mengalir. Ini sebelumnya saya tidak tahu, tetapi kemarin dari SPSI Kudus sudah menginformasikan bahwa akan deklarasi memberikan dukungan kepada Hartopo-Wahib di Pilkada Kudus ini,” ujar Hartopo.
Baca juga: Paslon Nomor 02 di Pilkada Kudus Disebut Tak Lagi Terkejar
Hartopo mengaku, siap mewujudkan apa yang jadi harapan oleh ketua SPSI Kudus. BLT untuk buruh rokok akan tetap dilanjutkan apabila regulasinya masih memperbolehkan. Jaminan kesehatan bagi pekerja yang sudah pensiun juga akan diwujudkannya.
“Begitu juga usulan dari pak Andreas Hua terkait jaminan ketenagakerjaan bagi pekerja rentan, juga nanti kita laksanakan. Sebab itu memang penting untuk mereka yang tak memiliki penghasilan tetap. Nantinya, iurannya yang menanggung adalah Pemkab Kudus,” imbuhnya.
Editor: Ahmad Muhlisin

